News

Siswi SMA Dicabuli 7 Pria di Flores Timur, Empat Merupakan Perangkat Desa

FaseBerita.ID – Nasib malang menimpa ST (17). Pelajar SMA di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dicabuli berkali-kali oleh tujuh pria sejak September 2020.

Perbuatan itu dilakukan di rumah pamannya. Tempat korban menginap. Empat dari tujuh pelaku diketahui sebagai aparat desa Watotika Ile, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur.

Keempat pelaku tersebut yakni KSD (27) Bendahara Desa, ARH (28) Kepala Dusun, KDLK (30) Sekretaris Desa dan EKM (39) Sekretaris BPD. Sementara 3 pelaku lainya SW, AM dan C.

Aksi pelaku baru berhenti setelah korban lari dari rumah pamannya dan tinggal di rumah kepala desa. Merasa tertekan, dia akhirnya nekat melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Mendapat laporan, polisi bersama dua anggota Kodim 1624 Flotim, langsung menangkap para pelaku, Jumat (23/10).

“Benar, dari tujuh pelaku, tiga orang yang berstatus bujang dan empat orang telah berkeluarga. Dari tujuh pelaku diketahui empat orang merupakan aparat desa, satu orang tenaga honorer di Dinas Sosial, satu orang warga Desa Watotika Ile dan satu orang pengusaha asal desa Kongaz,” kata Kapolsek Titehena, Ipda. Lorens D. Daton kepada wartawan, Sabtu (31/10).

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut merupakan dampak dari minuman keras. Kepala Desa Watotika Ile, Yohanes Mai Tobin menyesali kejadian itu. Ia berharap, perlu adanya peningkatan kesadaran iman bagi warganya agar tak lagi terjadi tindak kriminal akibat pengaruh narkoba.

“Iman harus kita tingkatkan, iman itu bukan dilihat karena sering beribadah, tetapi juga harus mendengar nasihat ataupun petuah dari yang tertua,” tandasnya.

Saat ini para pelaku telah ditahan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (merdeka/fi)