News

Sindikat Pencurian Sepedamotor Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun

Ubah Nomor Rangka dan Mesin

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Sindikat pencurian sepeda motor, diantaranya pelaku, penadah dan pelaku yang merubah identitas kendaraan hasil curian, berhasil diamankan.

Unit Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun, Kamis (16/9/2021) mendapat informasi bahwa yang diduga melakukan pencurian 1 unit sepeda motor Supra-X 125 milik korban M Yunus Lubis yang selama ini telah diselidiki diketahui bernama Wisnu sedang berada di Jalan Viyata Yuda Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar.

Mendapat informasi berharga itu, Opsnal Jahtanras langsung mendatangi tempat dimaksud dan menemukan seorang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh. Setelah diamankan ia mengaku bernama Wisni.
Saat itu Wisnu mengakui bahwa ia ada mencuri sepeda motor Supra X-125 dari parkiran Mesjid An-nur Rahmat di Nagori Totap Majawa Kabupaten Simalungun, Rabu (8/9/2021) sekira Pukul 05.00 Wib.

Ia mengaku melalukan pencurian bersama dengan seorang temannya berinisial A. Saat ditanya keberadaan barang curian itu, ia mengakui telah dijual kepada seorang laki-laki yang di kenalnya bernama Rizal di daerah Pantai Cermin.

Pengejaran terhadap Rizal dilakukan, Jumat (17/9/2021) di Dusun II Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Satu unit sepeda motor Honda Supra-X 125 warna hijau yang sebelumnya dibeli dari Wisnu sudah diserahkan kepada temannya Fera untuk dijualkan kembali dengan terlebih dahulu mengganti nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor Honda Supra-X warna hijau tersebut.

Pengejaran dilakukan kembali dan hari Minggu (19/9/ 2021), Tengku Azfera ditemukan di Dusun II Desa Sugiharjo Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang bersama dengan 1 unit sepeda motor Honda Supra-X 125 warna hitam list warna hijau tahun 2012 yang Nomor Polisi dan Nomor Rangka beserta Nomor Mesin sudah di modifikasi, 1 buah martil ukuran kecil bergagang alumunium yang dipergunakan sebagai alat pemukul untuk mengukir nomor pada mesin dan rangka, 3 buah potongan besi ketok yang dipergunakan untuk membentuk angka pada nomor mesin dan nomor rangka dan 1 lembar kertas pasir dipergunakan untuk menghapus angka pada nomor mesin dan nomor rangka.

Pencurian terjadi saat korban M Yunus Lubis melaksanakan sholat subuh di Mesjid Annur Totap Majawa dimana saat itu ia memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir Mesjid Annur Totap Majawa Nagori Totap Majawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun dalam keadaan stang terkunci. Selesai melaksanakan sholat subuh, ia tidak menemukan sepeda motor miliknya di tempat parkir telah hilang.

Pencarian pun kandas setelah sepeda motornya tidak ditemukan, kemudian korban melaporkan hal yang dialaminya ke Polsekta Tanah Jawa.

Selain itu, pelaku Wisnu jg mengakui bersama temannya S mencuri Sepeda Motor Kawasaki KLX dari parkiran halaman Mesjid tepatnya di Jalan Sudirman Mesjid Ar Rahman Kelurahan Pematang Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Sepeda motor yang diambilnya itu dijual kepada Elvis Hawanda warga Lubuk Pakam. Elvis Hawanda telah menjual sepedamotor itu kembali kepada Julianto warga Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu melalui temannya warga Lubuk Pakam bernama Sapri.

Setelah kembali diamankan, Julianto menerangkan bahwa KLX yang dibelinya telah dijualkan kembali kepada temannya S, juga warga Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu. Namun S belum dapat ditemukan.
Saat ini pelaku bersama barang buktinya diamankan di Polres Simalungun untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.(rel/md)