News

Sindikat Narkoba di Siantar Terungkap: 500 Gram Sabu dan 50 Ekstasi Disita

FaseBerita.ID – Satuan Narkoba Polres Siantar berhasil meringkus 5 anggota sindikat jaringan pengedar narkoba di Kota Pematang Siantar dari lokasi berbeda, Selasa (9/6/2020) sekira pukul 15.30 WIB.

Kelimanya adalah Andhaka (21) warga jalan Hulubalang, Wahyu (22) warga Jalan Nagur, Leonardo (27) warga Perumahan Karina Indah, Jalan Viyatha Yudha, Kelurahan Setia Negara, Siantar Sitalasari, Andre (23) warga Jalan Bahkapul dan Ari (31) warga Jalan Deyah, Kecamatan Siantar Barat.

Kasat Narkoba AKP David Sinaga mengungkapkan, penangkapan para tersangka berawal dari informasi masyarakat.

“Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Siak, Gang Pokat sering terjadi transaksi narkoba,” Kata David, Rabu (10/6/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

Berbekal informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang disebutkan.

Sampai di sana, polisi melihat 2 pria mencurigakan sedang berjalan, sesuai ciri-ciri Andhaka dan Wahyu yang disebutkan.

“Andhaka dan Wahyu langsung kita tangkap dan kita minta mengeluarkan isi tas yang dipakainya,” lanjut David.

Dari dalam tas kemudian ditemukan 1 paket sabu-sabu seberat 0,38 gram (bruto), satu set alat isap sabu, 1 batang pipa kaca bekas bakar, pipet yang sudah dimodifikasi menjadi sendok, 3 potongan pipet.

“Dari tangan tersangka Wahyu disita 1 unit handphone,” ungkapnya.

Saat diinterogasi polisi, kedunya dan mengaku memperoleh sabu itu dari Leonardo. Petugas langsung melakukan pengembangan dan mengamankan Leonardo di Jalan Nagur.

“Saat Leonardo kita tangkap, langsung kita giring ke rumahnya di Perumahan Karina Indah Jalan Viyatha Yudha,” ujarnya David.

Tersangka dan barang bukti sabu-sabu.

Setiba di sana, polisi menemukan sebuah kantongan warna oranye yang ternyata berisi 2 paket sabu seberat 0,88 gram (bruto), sebungkus plastik klip kosong, sebatang jarum sumbu, pipa kaca dan kompeng karet serta 1 unit handphone merk Nokia.

“Hasil interogasi, Leonardo mengaku memperoleh sabu itu dari Andre yang sedang berada di kos-kosannya,” beber David.

Petugas langsung mendatangi kamar kos Andre dan menangkapnya. Dari belakang kamar kos Andre, ditemukan sebatang pipa kaca pyrex berisi sisa sabu yang dibungkus dengan 5 lembar tisu, tutup botol yang sudah dipasang, sebuah sendok yang terbuat dari pipet.

Berdasarkan pengakuan Andre polisi melanjutkan pengembangan.

“Andre mengaku mendapatkan sabu itu seseorang bernama Ari,” katanya.

Setelah dipancing, Ari pun akhinya diringkus di Jalan Kasad, Siantar Sitalasari.

“Ari kita tangkap di dalam mobilnya Daihatsu Xenia. Dari dalam mobil itu kita temukan 1 bungkusan plastik berisi 1 paket besar sabu-sabu seberat setengah kilogram dan 50 butir pil ekstasi. Dari kantong celananya diamankan 1 unit handphone merk Oppo dan uang sebanyak Rp500.000,” jelas David.

Saat diinterogasi, Ari mengaku bahwa sabu dan pil ekstasi tersebut dibeli dari Kota Medan.

Para tersangka dan barang bukti kemudian diboyong ke Mapolres Pematangsiantar untuk menjalani penyidikan.

“Ini merupakan sejarah bagi Polres Siantar khususnya Satuan Narkoba yang mengungkap 1/2 Kg lebih sabu-sabu dan ekstasi,” tandas David mengakhiri. (mag-03/fi)