News

Sidang Pra Peradilan Posma Sitorus, Jaksa Harap Hakim Profesional

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tersangka korupsi kegiatan Smart City tahun 2017 yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pematangsiantar Posma Sitorus telah melayangkan gugatan pra peardilan ke Pengadilan Negeri (PN).

Sidang perdana telah digelar di PN Pematangsiantar, Selasa (20/8/2019). Terhitung tujuh hari ke depan, hakim akan memutuskan apakah gugatan tersebut dikabulkan atau tidak.

Posma sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, dengan kerugian negara mencapai Rp400 juta. Dalam penetapan tersangka, Posma tidak sendiri. Sekretarisnya, Acai Sijabat juga menjadi tersangka.

Namun, hanya Posma yang mengajukan gugatan pra peradilan melalui kuasa hukumnya. Posma sendiri, belum pernah menjalani pemeriksaan meski sudah dua kali dipanggil kejaksaan. Bersama Acai yang sudah pernah diperiksa, Posma tidak ditahan.

Menanggapi gugatan pra peradilan dari Posma, Kasi Intel Kejari Pematangsiantar Faomasi Laia sangat mengharapkan hakim profesional. Kejaksaan tetap berharap gugatan Posma tidak dikabulkan.

Namun seandainya gugatan Posma dikabulkan hakim, kejaksaan, kata Faomasi akan memelajari hal-hal yang membuat hakim memenangkan tersangka.

“Kalau kejaksaan kalah, kita akan pelajari kembali. Dan akan dilakukan pemanggilan kembali kepada Posma. Artinya, kasus ini harus tetap jalan,” tukasnya.

Saat disinggung mengenai perkembangan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah dan Aneka Usaha (PD PAUS) Herowhin Sinaga sebagai tersangka, Faomasi Laia mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua.

“Tetapi untuk pemanggilan kedua kita belum tau kapan, karena pihak kita masih fokus pada sidang pra peradilan Posma Sitorus. Selesai sidang ini, akan dilakukan pemanggilan secepatnya terhadap tersangka,” ujarnya. (mag-04)

iklan usi