News

Seorang Warga di Humbahas Positif Corona

FaseBerita.ID – LM, wanita berusia 50 tahun warga Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dinyatakan positif terpapar virus corona setelah menjalani dua kali swab test di RSUD dr Djasamen Saragih dan saat dirujuk ke RS Vita Insani Kota Pematangsiantar, baru-baru ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Humbahas, Hotman Hutasoit dalam press releasenya menjelaskan bahwa sebelumnya LM dirawat di RSUD Dolok Sanggul berdasarkan rujukan Puskesmas Tarabintang pada 29 Mei 2020.

LM mengalami keluhan demam naik turun yang tak kunjung sembuh selama dua minggu. LM juga merasa mual, kepala pusing serta nyeri ulu hati pada saat buang air besar dan kecil.

“Berdasarkan diagnosa medis, pasien mengalami gangguan keseimbangan cairan, dehidrasi berat, vomitus profused, syok sepsis,” tulis Hotman melalui aplikasi WA, Rabu (17/6).

Sejak tanggal 29 Mei sampai 2 Juni 2029, pasien dirawat di RSUD Dolok Sanggul dengan diagnosa pasien syok, nyeri daerah pemasangan kateter HR : 108x/i RR : 24 x/i TD : 85/60 mmHg Temp 37,6 °C DPJP dan mengajurkan untuk dirawat di ICU, ICU full atau penurunan kesadaran derastis akibat trombosit menurun.

Dokter yang menangani LM menganjurkan agar pesien mendapatkan penanganan intensif. Selanjutnya, pasien dirujuk ke RSU Vita Insani di Kota Pematangsiantar.

Sesuai Protokol Kesehatan, RSU Vita Insani merujuk pasien LM ke RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar untuk pengambilan swab test. “Swab test pertama hasilnya negatif, tetapi swab kedua, hasilnya positif. Maka pasien LM sekarang opname di RSUD dr Djasamen Saragih,” lanjut dia.

Sekaitan dengan itu, oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Humbahas kini masuk kategori zona kuning.

Menyiasati situasi tadi, Dinkes Humbahas telah melakukan tracking kepada lima orang anggota keluarga yang pernah kontak dengan pasien serta melakukan rapid test pasa Selasa (16/6) dan hasilnya negatif.

“Seminggu kemudian, tim rapid test akan kembali melakukan rapid test kedua untuk lima orang tersebut,” kutat Hotman. (sht)