News

Seminar dan KKR Polres Pematangsiantar Dihadiri 2 Ribu Orang

Pdt Erastus Sabdono: Mau Masuk Surga, harus Bertobat

SIANTAR, FaseBerita.ID – Untuk masuk surga, maka umat harus terlebih dahulu bertobat.  Dengan pertobatan dan memilih jalan yang benar, akan membawa kepastian masuk surga. Hal tersebut disampaikan Pdt Dr Erastus Sabdono, dalam Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar Polres Pematangsiantar, di aula Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Selasa (6/8). Acara tersebut dihadiri hampir 2 ribu orang, baik peserta seminar maupun para undangan.

Seminar rohani dibawakan oleh Pdt Dr Erastus Sabdono selaku Ketua Sinode Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI), diikuti Pdt Judika Sihaloho MTh selaku Dewan Penasehat GSKI, Tim Musik GSKI dari Jakarta, dan Pdt Kornelis Kiong selaku Sekretaris Umum GSKI. Kemudian Tim Batak bermazmur  serta personel Polres Pematangsiantar serta masyarakat Siantar-Simalungun.

Sebelum KKR, acara diawali seminar dengan tema ‘Kepastian Masuk Surga’  oleh Pdt Dr Erastus Sabdono. Pdt Erastus menyampaikan, tidak semua orang bisa masuk surga.

“Orang yang masuk surga adalah orang yang meneladani Yesus Kristus,” ujarnya.

“Dia turun dari surga, dia rela menjalankan suatu tugas Bapa di surga, jadi tidak semua pendeta masuk surga. Kepastian masuk surga bukan dilihat dari bentuk ornamen atau pelayanan-pelayanan yang dilakukan. Tapi lebih bagaimana kita meneladani Yesus,” terangnya.

Pdt Erastus mengajak semua yang hadir menanggalkan kedagingannya untuk memeroleh kehidupan yang kekal bersama Allah Bapa di Surga.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu bagian dari menjaga kerukunan masyarakat Kota Pematangsiantar.

“Dengan tujuan untuk menciptakan kedamaian, kerukunan, dan kerjasama antar sesama umat,” katanya.

Ia juga menyampaikan kegiatan seminar ini termasuk dalam Program Cooling System Pasca Pilpres 2019.

“Dengan kegiatan ini juga dapat memersatukan dan memererat kembali suasana kekeluargaan di antara kita yang mungkin saja dalam Pilpres mengalami konflik,” kata Heribertus.

Sebagai pengiring lagu-lagu rohani, panitia menghadirkan Trio Amigos dan Vocal Grup R&B.

Dr Junimart Girsang yang hadir dalam kesempatan itu memberikan kesaksian tentang berkat yang diterimanya dari Yesus Kristus. (mag-03)