News

Selasa 20 Oktober 2020, Mahasiswa di Tapsel Gelar Aksi Lagi: Tolak Omnibus Law!!

FaseBerita.ID – Gelombang aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja masih terus terjadi. Selasa (20/10/2020), sedikitnya seratus mahasiswa akan menggelar aksi di Kantor DPRD Tapanuli Selatan, Sipirok.

Agus Halawa, penanggung jawab aksi menyampaikan, dari lima daerah kabupaten dan kota yang ada di Tabagsel, hanya Kabupaten Tapanuli Selatan yang belum terdengar menyuarakan penolakan Omnibus Law.

“Dan atas dasar itu, kami mahasiswa dan pemuda Tapanuli Selatan akan turun untuk melakukan aksi,” kata Agus saat ditemui, Minggu (17/10).

Agus mengatakan adapun pokok-pokok yang akan menjadi tuntutan mereka, meminta kepada anggota DPRD Tapsel untuk menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dan mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi.

“Kemudian, mendesak kepada wakil rakyat di Tapanuli Selatan untuk menyampaikannya ke DPR RI serta meminta agar mencabut undang-undang tersebut,” ujar Agus.

Yahya Habibi Nasution, juga penanggung jawab aksi mengatakan, aksi tersebut akan diikuti sekitar seratus massa dari lembaga mahasiswa di Tabagsel dan Tapanuli Selatan. Dan mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Tapsel Berkumpul (AMI-TAPPUL).

“Untuk di Tapanuli Selatan, ini aksi perdana penolakan Omnibus Law. Dan kami juga mengecam keras tindakan represif polisi kepada para pengunjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah,” ucap Habibi.

Habibi mengatakan, aksi tersebut diharapkan dapat berjalan aman dan kondusif. Dia juga meminta kepada massa untuk taat kepada pedoman protokol kesehatan yang ada.

“Kita harapkan aksi berjalan aman dan kondusif. Semoga apa yang akan kami aspirasikan nanti bisa mewakili harapan banyak warga di Tapanuli Selatan,” ungkap Habibi. (san/fi)

USI