News

Sekolah Diliburkan Karena Corona Jangan Biarkan Anak-anak Keluyuran

FaseBerita.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Asahan menertibkan puluhan anak anak yang  bermain dan keluyuran di tempat umum, saat sekolah diluburkan demi mencegah penyebaran corona. Razia dilakukan disejumlah warnet dan lokasi taman permaian anak lainnya.

“Razia ini dalam rangka upaya kita menindaklanjuti surat edaran Gubsu dan Kasat Pol PP Sumut, tentang kewaspadaan corona. Makanya, kami Satpol PP di Kabupaten Asahan menggelar patroli wilayah di tempat umum seperti di warnet, cafe untuk menetibkan anak anak ini agar pulang ke rumahnya jangan bermain disaat libur karena corona,” ujar Kasatpol PP Pemkab Asahan, melalui Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum, Siti Rosmita Hasibuan, Sabtu (21/3).

Dalam patroli itu, Satpol PP mendata semua anak anak yang bermain di luar dan tempat umum dan langsung dipulangkan ke rumahnya, setelah di catat namanya, orangtua, alamat dan asal sekolahnya. Selanjutnya dipulangkan ke rumah masing masing.

“Orang tua juga harus paham dan memahami. Mengapa pemerintah meliburkan anak sekolah ini supaya kita tak ingin virus corona ini semakin meluas selanjutnya peran orang tua juga menjaga masing masing anaknya,” kata Siti Rosmita.

Dia juga mengatakan, Sat Pol PP Pemkab Asahan dalam dua minggu kedepan atau selama masa libur sekolah karena corona ini akan terus memantau dan mengawasi anak anak yang bermain di luar seperti warnet, taman bermain dan lokasi lokasi keramaian lainnya.

Kebijakan Satpol PP Pemkab Asahan yang menertibkan anak anak yang keluyuran saat sekolah diliburkan akibat musim virus ini mendapat dukungan dari salah seorang warga. Suri Kartika misalnya, seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Kisaran Timur. Ia mengharkan razia ini rutin digelar sehingga anak anak menjadi takut dan orang  tua harus menjaga anaknya saat berativitas di rumah.

“Harus didukung ini bagus sekali. Jadi kesannya supaya jangan libur sekolah itu dianggap memang benar benar liburan. Harus ada juga kesadaran dari orang tua untuk mengawasi anaknya,” ucapnya. (per)

USI