News

Satpol PP Jaring Empat Wanita Rawan Sosial

TAPTENG, FaseBerita.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali menjaring empat Wanita Rawan Sosial (Waras) dari kedai Tuak di dua tempat, yakni dari Kecamatan Pandan dan Kecamatan Tukka.

Kepala Satpol PP Tapteng Jontriman Sitinjak melalui Kabid Satpol PP Panuturi Simatupang mengatakan, pengamanan 4 Wanita Rawan Sosial dari dua lokasi itu dilakukan pihaknya pada, Kamis (29/8/2019).

Dijelaskannya, razia yang digelar pihaknya itu menindaklanjuti Instruksi Bupati Tapteng, dimana tujuan Pemerintah Kabupaten Tapteng melakukan hal itu untuk pembinaan dan melindungi para wanita dari kondisi Wanita Rawan Sosial atau Waras.

“Tiga orang Wanita Rawan Sosial ini dapat dari kedai atau Lapo Tuak di Sipange, Kecamatan Tukka dan satu orang lagi dapat dari Lapo Tuak yang ada di Jalan Baru, Kecamatan Pandan pada Kamis malam kemarin sekitar pukul (23:30) WIB. Mereka berempat tidak dapat menunjukkan identitasnya berupa KTP. Kita tertibkan, dibawa ke Kantor Satpol PP untuk proses selanjutnya,” ujar Panuturi, Jumat (30/8/2019) lalu.

Ia menuturkan, wanita rawan sosial yang berhasil diamankan pihaknya itu mengaku bahwa mereka tidak tinggal di kedai (lapo) Tuak itu, namun mereka sengaja dipanggil.

“Empat wanita rawan sosial ini berinisial A (34) alamat Jalan AMD Kalangan, PH (17) alamat Jalan Abdul Razak (Batu Mardinding), MH (31) alamat Jalan Baru Kecamatan Pandan, dan DD (20) alamat Jalan Abdul Razak (Batu Mardinding),” katanya.

Ditambahkannya, 4 wanita itu juga dibawa oleh pihaknya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tapteng untuk pengecekan identitas kependudukannya.

“Hasil pengecekan di Dinas Dukcapil bahwa 3 orang diantaranya tidak ada data dan satu orang terdata di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Nursyam melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Ewiya Laili mengatakan, bahwa empat Wanita Rawan Sosial itu telah dilakukan pemeriksaan melalui test HIV dan Narkoba.

“Pagi tadi kita telah melakukan pemeriksaan kepada empat wanita rawan sosial itu dan hasilnya negatif HIV dan Narkoba. Kita juga telah melakukan pembinaan dengan memberi penyuluhan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS,” kata Ewiya.

Setelah menjalani beberapa periksaan itu, keempat wanita itu diserahkan kepada Dinas Sosial Tapteng, yang diterima oleh Sekretaris Maharni Sitompul di Rumah Singgah Dinsos yang berada di RSUD Pandan untuk penanganan selanjutnya.

“Jika sekiranya tidak ada keluarga yang bertanggung jawab dan menjamin dengan menyertakan data-data yang lengkap maka mereka berempat akan dikirimkan ke Panti Rehabilitasi Parawansa yang berada di Berastagi, Provinsi Sumatera Utara,” ucap Maharni. (dh)