News

Satgas Anti Riba Desak Walikota Siantar Copot Kadisnaker

FaseBerita.ID – Satgas Anti Riba melaksanakan aksi damai di Halaman Kantor Wali Kota Siantar, Senin (31/08).

Dalam aksinya mereka meminta agar Walikota Siantar Hefriansyah mencopot Lukas Barus dari jabatan sebagai Kadis Ketenagakerjaan.

Pasalnya, kata mereka, beberapa waktu yang lalu, Sekretaris Jendral (Sekjend) Satgas Anti Riba Siantar Zulfandi Kusmono menghubungi Kepala Dinas Siantar Lukas Barus untuk mempertanyakan ada tidaknya program kerja untuk anggota Satgas Anti Riba yang kebanyakan terdampak Covid-19.

Namun, menurut Sekjend Satgas Anti Riba tersebut, Kadisnaker melalui saluran telepon genggamnya melontarkan perkataan yang tidak pantas dan membuat mereka merasa terhina.

“Waktu itu saya menelpon Kadisnaker untuk mempertanyakan ada tidak program kerja Disnaker untuk anggota Satgas Anti Riba yang hampir keseluruhan terkena dampak Covid-19. Namun melalui sambungan seluler tersebut, Lukas Barus selaku Kadisnaker Siantar justru mengatakan “biar saja kalian mati semua”. Saya pikir awalnya itu hanya bercanda, namun di kata-kata kedua beliau mengatakan “termasuk kau, kau mati saja, enggak cocok kau untuk hidup di dunia ini”. begitu yang ia sampaikan,” beber Zulfandi Kusmono.

Berawal dari pernyataan tersebut, Satgas Anti Riba kemudian melakukan aksi damai ke Pemko Siantar menuntut agar Walikota mencopot Lukas Barus dari jabatannya sebagai Kadisnaker.

Kedatangan massa disambut Asisten III marga Silaen yang juga didampingi Kabag Protokoler Mardiana.

Mereka kemudian meminta agar massa menyampaikan tuntutan dan apa saja pernyataan Lukas Barus. Dengan demikian, Pemko baru dapat menindaklanjuti tuntutan massa.

“Saya tidak mungkin melakukan klarifikasi atas perkataan Lukas Barus. Cuma begini saja, adek-adek sebaiknya memasukkan surat ke Pemko apa saja tuntutannya dan perkataan yang diungkapkan oleh Kadisnaker tersebut,” ujar Asisten III. (ros)

iklan usi