News

RPJMD Acuan Skala Prioritas Pembangunan di Tapsel

FaseBerita.ID – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berlaku sejak tahun 2016 hingga 2021, menjadi pegangan untuk menentukan skala prioritas pembangunan. Dan tentu ini tidak bisa lari dalam mendistribusikan, bahwa untuk mengalokasikan setiap anggaran untuk Kabupaten Tapanuli Selatan.

Hal ini ditegaskan Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, pada rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tapsel Tahun Anggaran 2019, di ruang Sidang Paripurna DPRD Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, beberapa waktu lalu.

“Di samping itu juga yang berhubungan dengan skala prioritas, tatkala kalau kita semua membuka kembali apa yang disebut dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berlaku sejak tahun 2016 sampai dengan 2021 tentu ini tidak bisa kita lari dalam mendistribusikan, bahwa untuk mengalokasikan setiap sent demi sent anggaran untuk Kabupaten Tapanuli Selatan,” tegasnya.

Dikatakan sebagai Bupati Tapsel, terus berusaha dan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan, terutama dari masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, keagamaan, pariwisata dan infrastruktur lainnya.

“Tentunya dari semua harapan dan saran pendapat, bahwa kami harus akui belum seluruhnya seratus persen apa yang disebut dengan keberhasilan yang kita capai tapi manakala kita lihat dari keberhasilan kualitatif maka kita telah menerima audit terhadap apa yang kita bicarakan sekarang ini, karena dari sisi akuntabilitas kita telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah atasan sebagaimana diatur dalam UUD 1945,” sebut Bupati.

Apalagi sambungnya, pada hari Senin tanggal 20 April 2020 yang lalu, melalui video conference dengan BPK RI Perwakilan Sumut yang juga dihadiri oleh saudara Ketua DPRD  Tapsel, bahwa Tapsel telah berhasil meraih opini WTP untuk yang keenam kalinya berturut-turut terhadap LHP atas LKPD TA. 2019.

“Keberhasilan itu tidak terlepas dari kerjasama kita semua dalam meningkatkan pengelolaan keuangan kearah yang lebih baik dan mudah-mudahan prestasi yang kita raih ini dapat kita pertahankan bahkan lebih kita tingkatkan dimasa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Disampaikan juga, dengan masih belum berakhirnya bencana Covid-19, maka pemerintah daerah melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah agar masyarakat Kabupaten Tapsel tidak terpapar oleh Covid-19 ini.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada kita semua agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas bahwa kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan akan tetapi juga terjadi di seluruh tanah air, bahkan di seluruh dunia,” ungkapnya seraya mengajak semuanya untuk terus berupaya dan berdoa kepada Allah SWT, agar senantiasa tetap diberikan kesehatan dan kesabaran agar bencana wabah Covid-19 ini cepat berlalu.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang yang dihadiri Wabup Tapsel Aswin Efendi Siregar, para anggota DPRD, Sekda Tapsel Parulian Nasution, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD dan Kabag. (ran)