News

Rosmansyah, Surya dan Nurhajizah Marpaung Siap Berjuang untuk Kursi Asahan 1

FaseBerita.ID – Hari terakhir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Asahan di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan telah membuka peta bursa Pilkada Asahan 2020.

Setelah H Surya dan Taufik Zainal Abidin menyerahkan berkas bakal calon bupati dan wakil bupati Asahan ke PDI Perjuangan Asahan, Jumat (13/9/2019). Menyusul, Hj Winda Fitrika yang tak lain adalah istri dari mantan Bupati Asahan almarhum Taufan Gama Simatupang menyerahkan berkas sebagai balon Bupati Asahan. Tak berselang lama, Ketua DPC PDI Perjuangan Asahan Rosmansyah menyerahkan berkas pendaftaran balon Bupati Asahan.

Tak hanya itu, mantan wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung ikut meramaikan bursa Pilkada Asahan yang dibuktikan dengan ikut mendaftar ke DPC PDI Perjuangan.

Sekretaris Tim Pencaringan Bakal Calon Bupati Asahan DPC PDI Perjuangan Sukri Jamil mengatakan saat ini PDI Perjuangan telah mengeluarkan sembilan berkas pendaftaran penjaringan calon. Namun dari sembilan berkas tersebut hanya delapan yang kembali diantaranya dua berkas pendaftaran dari H Surya untuk pendaftaran Balon Bupati Asahan dan Taufik Zainal Abidin mendaftar untuk posisi wakil bupati.

Kemudian nama lain yang mengembalikan berkas untuk pendaftaran balon bupati diantara Guntur yang merupakan ketua LSM dan Advokat. Kemudian mantan wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung. Mantan ketua TP PKK Asahan Winda fitrika, selanjutnya politisi yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Asahan Rosmansyah STP, dan tokoh masyarakat bernama Panusunan Siregar.

Hal unik terjadi saat kedua kelompok pendukung tokoh yang digadang maju di Pilkada Asahan 2020 bertemu pada saat yang hampir bersamaan. Hj Winda Fitrika yang tak lain adalah istri dari mantan Bupati Asahan almarhun Taufan Gama Simatupang diarak puluhan pendukungnya ke kandang banteng Asahan sekitar pukul 15.00 WIB.

Belum lagi selesai menyerahkan berkas pencalonannya, Winda mendapat informasi dari panitia penjaringan kalau disaat yang bersamaan datang pula Rosmansyah STP bersama beberapa tokoh pemuda, etnis, agama dan ormas dengan maksud tujuan sama pula yakni untuk mendaftar menjadi bakal calon Bupati Asahan.

Kedatangan kedua kelompok pendukung bakal calon Bupati Asahan ini disambut oleh sekretaris DPC PDIP Perjuangan Asahan Haidir Muda Siregar beserta pengurus DPC, dan panitia penjaringan, Sabtu (14/9/2019).

Dalam kesempatan itu Winda menyampaikan maksud kedatangannya untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati Asahan di PDI Perjuangan pada hari terakhir pencalonan. Namun belum lagi Winda menyerahkan berkas pencalonan tamu undangan dikejutkan dengan kedatangan rombongan Rosmansyah.

Haidir Muda Siregar sekretaris DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Asahan yang memimpin jalannya acara pendaftaran tersebut pun, meminta Winda menunggu sejenak kedatangan Rosmansyah.

Setelah menyampaikan sambutan dan maksud kedatangannya Rosmansyah pun mengutarakan niatnya untuk maju di Pilkada Asahan 2020 mendaftar dari partai PDI Perjuangan. Pun begitu juga dengan Winda berkas pencalonan nya untuk maju di Pilkada Asahan diterima oleh Rosmansyah selaku ketua DPC.

Sementara itu berkas pencalonan Rosmansyah diterima oleh Haidir Muda Siregar selaku sekretaris DPC dan mewakili Badan Pemenangan Pemilu Partai.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran Rosmansyah mengatakan penyerahan berkas itu merupakan salah satu syarat atas keinginannya untuk maju sebagai calon bupati meskipun ia adalah kader dan ketua partai.

Rosmansyah juga mengatakan dia siap berkolaborasi dengan siapapun walaupun pada saat penyerahan berkas pendaftaran secara kebetulan ia bersamaan daftar dengan Winda.

“Setiap orang punya kesempatan untuk berkolaborasi dengan siapapun dalam rangka suksesi di Pilkada Asahan ini. Kebetulan saya hari ini datang bersamaan dengan ibu Winda yang juga punya maksud tujuan yang sama ke sini sama-sama mendaftar sebagai bakal calon Bupati Asahan dari PDIP Perjuangan,” ujarnya.

Pun demikian halnya juga dengan Winda dia mengaku penyerahan berkas pendaftaran tadi dilamarkan untuk posisi Bupati Asahan.

“Yang saya serahkan tadi berkas pendaftaran saya untuk menjadi calon Bupati Asahan karena kebetulan PDIP Perjuangan yang sudah membuka pendaftaran, tidak menutup kemungkinan untuk partai-partai yang lain jika pendaftarannya telah dibuka,” jelasnya. (per/rah)

iklan usi