News

Rizieq Shihab jadi Tersangka 2 Kasus

FaseBerita.ID – Kasus hukum terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab belum juga usai. Setelah dikenakan penahanan karena menjadi tersangka kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat, kali ini Rizieq kembali ditetapkan sebagai tersangka. Yakni dalam kasus kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Betul (Rizieq jadi tersangka Megamendung). Dia (tersangka) tunggal,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian saat dihubungi, Rabu (23/12).

Andi tak merinci kapan penetapan tersangka kepada Rizieq dilakukan. Dia hanya menyebut keputusan itu dibuat sebelum Bareskrim Polri mengambil alih seluruh kasus kerumunan yang melibatkan Rizieq.

Baca juga:

“Sejak di Jawa Barat sudah ditetapkan tersangka dia. Jadi dalam kasus kerumunan pelanggaran prokes yang terjadi di Megamendung sudah ditetapkan tersangka,” jelasnya.

Andi pun memastikan jika penetapan tersangka Rizieq dalam kasus kerumunan di Megamendung telah sesuai prosedu hukum dengan alat bukti cukup. “Kan minimal 2 alat bukti. Saya nggak usah jelasin kalau yang itu mah,” tukasnya.

Dalam kasus kerumunan Megamendung, Rizieq dikenakan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Baca juga:

Sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya memutuskan menahan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Dia ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Penahanan terhitung sejak 12-31 Desember 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, penahanan dilakukan berdasarkan pertimbangan matang penyidik. Alasannya ada dua. Yakni objektif dan subjektif.

“Untuk objektik ancaman pidananya 6 tahun. Untuk subjektif agar pertama nggak lari, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatan,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12) dini hari.

Argo menuturkan, dalam pemeriksaan kali ini, Rizieq dicecar 84 pertanyaan oleh penyidik terkait kerumunan dalam acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat. Adapun pemeriksaan Rizieq telah selesai pada Sabtu (12/12) pukul 22.00 WIB.

Dalam perkara ini penyidik menetapkan 6 orang tersangka. Yaitu Muhammad Rizieq Shihab (MRS) selaku penyelenggara, Ketua Umum FPI Shabri Lubis (SL) selaku penanggung jawab acara, Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia, Panglima LPI Maman Suryadi (MS) sebagai penanggung jawab keamanan, dan Habib Idrus (HI) sebagai kepala seksi acara. (antara/fabe)