News

Residivis Mencuri Lagi Uang Hasil Curian Habis Main Judi

FaseBerita.ID – ST alias R (35) warga kembali ditangkap polisi, Sabtu (14/3). Ayah satu anak tersebut terbukti melakukan pencurian di sebuah rumah di Jalan Iyu, Kelurahan Pancuran Kerambil, Rabu (4/3) lalu. Barang yang diambil berupa HP sebanyak 4 unit, tas dan uang Rp600.000 milik Jimmi Pranata (27) warga Medan Belawan yang menginap di rumah temannya.

Penangkapan warga Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas, itu berkat laporan Jimmi ke Polsek Sibolga Sambas. Dalam keterangannya, dia mengaku tiba di rumah temannya di Jalan Iyu, Selasa (3/3) sekira pukul 17.00 WIB. Keesokan harinya, saat saksi bangun, melihat HP dan tasnya telah raib.

“Bangun dari tidur dan melihat HP-nya sebanyak 4 unit masing-masing HP merk Xiaomi Redmi Note 3 warna Gold, Xiaomi Redmi Note 5 warna Rose Gold, Samsung J2 Prime warna Gold, Nokia warna Biru. Kemudian, uang sebanyak Rp600.000 dan tas Tactical warna coklat abu-abu tidak ada lagi. Setelah menerima laporan Kapolsek Sibolga Sambas Iptu Royamber Panjaitan SE memerintahkan unit Reskrim melakukan penyelidikan dan pendalaman atas laporan tersebut. Sabtu (14/3) sekira puku 18.00 WIB, ST diamankan saat berjalan di Jalan Cendrawasih,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Sabtu (21/3).

Kepada polisi, residivis yang pernah dihukum pada tahun 2002 dalam kasus pencurian dan tahun 2006 dalam kasus narkotika tersebut mengakui perbuatannya. Diterangkannya, subuh itu sekira pukul 01.30 WIB, dia sudah berniat mencuri di Jalan Iyu. Saat menyusuri belakang rumah warga, dia melihat jendela samping rumah teman Jimmi terbuka. Diapun lantas beraksi dengan cara memanjat dinding rumah bertingkat tersebut.

“Di loteng rumah itu, dia mengambil sebuah sapu dan sebuah pegangan serokan sampah. Kemudian, dia melihat HP sebanyak 3 unit, merk Xiaomi Redmi Note 3 warna Gold, Xiaomi Redmi Note 5 warna Rose Gold, Nokia kecil warna biru. Saat itu dia juga mengambil tas warna coklat abu-abu berisi 1 unit HP merk Samsu J2 Prime warna Gold dan sebuah dompet warna hitam berisi uang sebanyak Rp520.000,” terang Sormin menirukan laporan Jimmi kepada Polisi.

Kemudian, ST pergi meninggalkan tempat tersebut menuju jalan KH. Ahmad Dahlan. Di sebuah pondok, ST mengganti sim card HP Nokia sambil beristirahat di pondok tersebut. Beberapa jam kemudian, orang-orang yang biasa membeli barang curiannya menelpon, menanyakan HP.

“Sekira pukul 10.00 WIB, dia dihubungi temannya dan mengatakan, ada hp dan dijawab, ada, datanglah ketempat biasa. Sekitar 30 menit kemudian temannya datang dan menanyakan hp dan dia memperlihatkan hp sebanyak 3 unit. Temannya tersebut, yang identitasnya telah dikantongi memilih merk Xiaomi Redmi Note 5 dan dibayar Rp600.000,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ST juga menjual 2 unit HP lainnya kepada 2 orang, yang identitasnya telah dikantongi Polisi.

“Kamis (5/3) sekira pukul 13.00 WIB, ST menjual hp merk Xiaomi Redmi Note 3 seharga Rp 400.000 kepada seseorang. Kemudian, Sabtu (7/3) sekira pukul 9.00 WIB datang seorang laki-laki menanyakan HP dan ST menjawab, ada merk Samsung harganya Rp500.000. Pembeli menjawab, tunggu dulu kubawakan pembelinya. Sekira pukul 13.00 WIB, datang seorang wanita yang tidak dikenal dan HP dijual seharga Rp500.000. Dan sekira pukul 18.00 WIB, ST diamankan dari jalan Cendrawasih,” pungkas Sormin.

Uang hasil penjualan barang curiannya menurut ST telah habis digunakan bermain judi. “Habis dipakai main judi dam batu,” ketusnya.

Dari hasil pemeriksaan, ST kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas. Tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 5e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (ts)

USI