News

Renovasi Pasar Dwikora Terindikasi Korupsi

SIANTAR, FaseBerita.ID – Kejaksaan Negeri Pematangsiantar diminta untuk memanggil dan memeriksa Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan setempat untuk mempertanggungjawabkan proyek renovasi revitalisasi Pasar Dwikora Tahun Anggaran 2018.

Pemintaan ini disampaikan massa Front Justice di depan kantor Kejari Siantar dengan menggunakan alat pengeras suara.

Praja yang merupakan koordinator aksi menyampaikan, Aliansi Masyarakat Siantar Menggugat (ALMASIM) pada 20 Mei 2018 lalu telah membuat laporan pengaduan ke Kejari Siantar.

Dalam laporan pengaduan tersebut, ALMASIM menduga bahwa pelaksanaan renovasi Pasar Dwikora tersebut diduga telah merugikan keuangan negara mencapai Rp686 juta.

Namun karena laporan pengaduan seakan tidak diproses, massa turun dan mendesak agar laporan tersebut ditanggapi dan memeriksa Kadis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan Pematngsiantar.

Setelah menyampaikan orasinya, salah seorang utusan dari Kejari menyambut massa dan mengatakan akan memproses laporan tersebut.

Sementara itu di Kantor Walikota Pematangsiantar, massa menyuarakan agar walikota mencopot Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan karena dianggap tidak melaksanakan tupoksinya dan terindikasi melakukan penyalahgunaan anggaran.

Setelah menyampaikan aspirasinya, mereka kemudian membubarkan diri. (mag03/pra)