News

Remaja Pencari Kerang Ditemukan Tewas Tersangkut di Jaring 

TAPTENG, FaseBerita.ID– Pencarian jasad Amran Azhari Pasaribu (13), remaja pencari kerang yang tenggelam di sungai Sibuluan, Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Informasi yang dihimpun, jasad korban di temukan tersangkut di jaring yang sengaja di bentangkan agar korban tidak hanyut ke muara sungai. Penemuan tersebut Kamis (18/3), sekira pukul 16.30 WIB, oleh Basarnas dan nelayan pencari swallow. Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa kerumah duka dengan memakai ambulance.

“Tidak jauh dari lokasi tenggelam,” ujar salah salah seorang warga, yang ikut melakukan pencarian
Isak tangis keluarga korban tenggelam pecah setelah jasad korban ditemukan.

Ayah korban, Hamdan Pasaribu, langsung jatuh pingsan melihat anak semata wayangnya sudah terbujur kaku dengan kondisi tidak bernyawa. Sebelum penemuan korban, Hamdan Pasaribu sempat mengumandangkan azan. Suara Hamdan menggema membelah sungai Sibuluan, menyiratkan kepasraan seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Disebut-sebut, sebelum tenggelam, Rabu (17/3), sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang telah selesai menangkap kerang bergegas pulang ke rumah dengan  menyeberangi sungai. Kondisi sungai yang berkedalaman sekitar 6 meter membuat korban harus berenang sambil membawa karung berisi kerang.

Di tengah sungai korban tenggelam. Siswa SMP itu sempat meminta tolong kepada Ahmad Riko dan Arya Putra, temannya sesama pencari kerang. Namun Riko dan Arya yang langsung terjun ke sungai untuk memberikan bantuan, tidak berhasil menemukan korban.

Warga yang mengetahui kejadian langsung menghubungi pihak kepolisian dan Pos SAR Sibolga. Upaya pencarian pun dilakukan hingga malam hari. Korban akhirnya ditemukan keesokan harinya, Kamis (18/3), sekira pukul 16.30 WIB. Korban tersangkut di jaring yang sengaja dibentangkan di sungai. (ztm/fabe) 

USI