News

Reisa Brotoasmoro Selalu Tertarik Trend Kecantikan

Setiap perempuan pasti memperhatikan kecantikannya. Tak berlebih ketika perawatan atas diri menjadi hal wajib. Demikian pula dengan Reisa Broto Asmoro, artis yang juga merupakan seorang dokter.

“Perlu lah pasti. Kalau aku pasti melakukan perawatan dari dalam dan dari luar. Treatment rutin,” kata Reisa Broto Asmoro di acara 15th Anniversary Senopati Skin Center Dermatologi Klinik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dokter jebolan ajang Puteri Indonesia ini mencontohkan salah satu prioritasnya dalam merawat tubuhnya. “Aku peduli kesehatan kulit. Seringnya melakukan pengangkatan kulit mati, biar kulit sehat juga rejuve,” sambungnya.

Disinggung mengenai ragam peralatan modern demi menunjang perawatan kecantikan, Reisa mengaku selalu penasaran. Seperti kala Senopati Skin Center memperkenalkan laser terbaru yang dimiliki yaitu Picoway Laser.

“Aku sendiri selalu ngikutin trend perawatan kecantikan, kan juga dokter kecantikan. Teknologi sekarang memang cepet banget. Perubahan drastis. Pengrn selalu nyobain dan harus nyobain rasanya sebelum sampai ke pasien. Semisal teknologi laser, kalau ada efeknya bisa separah apa,” paparnya.

Picoway Laser adalah laser tercanggih untuk mengatasi masalah pigmentasi seperti flek hitam, tanda lahir, dan juga tato. “Ini adalah laser picosecond dengan panjang gelombang ganda yang sangat inovatif. Picoway memungkinkan untuk mengatasi masalah pigmentasi seperti flek hitam, tanda lagir, dan juga menghilangkan tato multi warna,” imbuh dr Aryani Sudharmono SpKK selaku pendiri klinik langganan artis ini.

Reisa Broto Asmoro sendiri tak pernah takut mencoba segala peralatan kecantikan dengan teknologi terbaru. “Gak (takut) lah. Karena pasti sebuah alat atau teknologi sebelum keluar, udah ada uji keamanan. So far kalau pakai yang bener ga ada masalah,” ujar Reisa Broto Asmoro.

Kelebihan Picoway adalah memiliki 3 panjang gelombang dalam satu sistem laser. Ini merupakan laser picosecond terbaik dan satu-satunya di dunia. Pulsa ultrashoot pada Picoway memungkinkan dampak foto akustik yang kuat untuk memecah partikel pigmen.

Reisa sendiri mengaku lebih nyaman kala menjalani perawatan atau menggunakan produk dari dokter kecantikan.

“Pilih dengan dokter spesialis kulit. Tahu dosisnya. Tiap orang kan kondisinya beda-beda,” katanya.

“Kalau aku sih gak pernah ada pengalaman buruk. Biasanya ya yang aman pakai. Yang meragukan mesti diantisipasi,” lanjut Reisa Brotoasmoro.

Sebagai perempuan yang memiliki fase-fase hormonal, Reisa pun pernah merasakan dampaknya pada kulit. Seperti ketika hamil yang membuat dirinya berjerawat.

“Dulu saya jerawatan banget. Dan ketika program hamil lebih parah lagi. Hormonal yah. Akhirnya ditreatment segala macam,” tandas Reisa Broto Asmoro. (oz/int)