News

Razia!! Puluhan Pasangan Diamankan: ‘Mari Jaga Diri dan Kehormatan Keluarga’

FaseBerita.ID – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padangsidimpuan (Psp), Rabu (15/5) malam, mengangkut belasan pasang dari dalam gubuk tertutup di sejumlah kafe yang tersebar di sepanjang Jalan Baru, Jalan By Pass AH Nasution. Selain mereka, ada 9 pasang bukan suami istri dari sejumlah penginapan di Kota Padangsidimpuan.

Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution dan Kepala Satpol PP Kota Psp, Arbiuddin Harahap menegaskan, tidak ada lagi tempat untuk berbuat asusila di Kota Padangsidimpuan. Dan ini merupakan janji untuk mewujudkan Kota Padangsidimpuan yang bakal menjadi serambi mekah-nya Sumatera Utara.

Setelah semua pasang yang terjaring dari dalam pondok kafe dan dari dalam kamar penginapan dikumpul di markas Satpol PP untuk pendataan. Sebagai Walikota, Irsan Efendi langsung memberikan bimbingan bagi mereka, pasangan yang terjaring.

“Seluruhnya, ananda kami sekalian. Seluruhnya saya ingin menginformasikan, kegiatan yang dilakukan Satpol PP ini untuk menjaga kekondusifan kota kita ini di bulan puasa ini, karena kita bagian serambi Makkah Sumatera Utara,” ungkap Irsan.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan, tidak ingin mencampuri hubungan personal masyarakatnya. Akan tetapi, manakala perilaku sebagian kecil masyarakat itu mengganggu ketertiban umum.

Sudah menjadi kewajiban pemerintah, untuk memberikan tindakan dengan tujuan menjaga suasana Kota Psp ini tetap kondusif.

“Dan kita ini tidak ingin daerah kita ini dicap orang menjadi daerah yang tidak enak didengar. Saya sebagai walikota, orangtua kalian. Berharap ananda introspeksi diri, memperbaiki diri. Semua ada salah, tetapi yang sangat baik adalah yang mau memperbaiki dirinya. Termasuk ini juga bagi saya. Mari kita jaga diri, kehormatan diri, keluarga kita, dari tindakan-tindakan tak terpuji,” ujarnya kepada yang terjaring razia, sembari mengajak mereka untuk menjaga daerah ini dari bahaya penyakit sosial, dengan artian menjaga keluarga sendiri.

Menyambung ucapan Walikota, Kasatpol PP menegaskan, razia yang dilakukan bukan merupakan tanggungjawab Pemerintah Kota untuk menghindari masyarakat dari perilaku yang menyimpang. Bukan untuk mempermalukan mereka yang terjaring razia.

“Saya sampaikan dan sampaikan juga ke yang lain. Tidak akan ada lagi tempat perbuatan asusila di Kota Padangsidimpuan,” tegas Arbi.

Mereka yang terjaring razia ini selain diberikan pembinaan, juga harus dijemput oleh salahsatu dari anggota keluarganya masing-masing sebagai penjamin untuk bisa dipulangkan. (san)