News

Rapat Resufle Federasi Serikat Pekerja Transport Daratan KSPSI

Organisasi Serikat Pekerja harus Bermanfaat Bagi Orang Lain

FaseBerita.ID – Federasi Serikat Pekerja Transport Daratan –  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSTDP-KSPSI) Sumatara Utara menggelar pertemuan dengan agenda resufle  kepengurusan FSTDP Sumatara Utara periode 2020-2025.

Acara yang digelar di Tanjung Pinggir, Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar pada Sabtu 24 Oktober 2020 kemarin, diawali dengan upacara nasional secara singkat dan dilanjutkan dengan kata-kata sambutan.

Pada kesempatan itu, Rosima selaku tokoh masyarakat yang juga sebagai salah satu penasehat menyambut baik adanya atas apa yang diprogramkan oleh pengurus FSTDP yang tujuannya untuk kebaikan organisasi ke depan.

“Harapan saya, semoga organisasi FSTDP semakin maju dan seluruh penggurus dan anggota selalu kompak di mana pun berada,” ujarnya.

Sementara  itu Wakil Ketua FSTDP-KSPSI Sumatara Utara Jon Liben Saragih menyampaikan rasa syukurnya dapat bergabung di organisasi tersebut.

Menurutnya, organiasi FSTDP-KSPSI merupakan organisasi yang memiliki program dan kepengurusan yang jelas dan terstruktur mulai dari pusat hingga daerah.

“Agar organiasi ini bisa berjalan dengan baik, tentu kita harus sering-sering berdiskusi dan membahas program-program apa yang dilaksakan. Kalau kita jarang komunikasi, maka ini yang menyebabkan organisasi itu tidak jalan,” terang Jon Liben Saragih yang saat ini bekerja sebagai PNS di Kementerian Perhubungan dan ditempatkan di Terminal Tanjungpinggir.

Sama halnya disampaikan Wiwin selaku Ketua FSTDP-KSPSI Kota Siantar menegaskan bahwa selama ini banyak organisasi-organisasi buruh yang diragukan keabsahaannya sangat intens berhubungan dengan perusahaan-perusahaan. Padahal organisasi buruh itu harusnya jelas legalitasnya, mulai dari struktur kepengurusan yang tidak dualisme, terdaftar di Pemerintah Daerah dalam hal ini melalui Dinas Tenaga Kerja.

“Jadi kami penggurus yang di daerah ini, berharap kepada pengurus FSTDP-KSPSI Sumatara Utara agar meminta dan bermohon kepada Gubernur Sumatara Utara supaya menertibkan organiasi-organsiasi buruh yang merasahkan dikalangan masyarakat maupun perusahaan. Jadi pemerintah harus menegaskan mana yang legal mana yang ilegal,” jelas Wiwin.

Setelah mendengarkan masukan dan ide dari pengurus di daerah, Ketua FSTDP-KSPSI Indra Syahputra menyampaikan tujuan adanya dilaksanakan pertemuan tersebut.

Untuk menjalankan organisasi dan seluruh program bisa berjalan, maka para pengurus tentu harus bisa bersatu padu. Ibarat pemain sepak bola, maka timnya harus kompak dan sejalan. Jika hanya tiga pemain saja yang bergerak dan yang lainnya diam, maka tentu tim tersebut akan kalah.

“Jadi sebelum ini, kami para pengurus sudah melaksanakan rapat, dan hasilnya perlu dilakukan perbaikan atau pergantian kepengurusan FSTDP-KSPSI Sumatara Utara. Tujuannya hanya untuk kemajuan organisasi,” ujar Indra Syahputra didampingi sekretaris Patar Pandiangan.

Indra Syahputra menegaskan bahwa FSTDP-KSPSI merupakan organisasi serikat pekerja yang resmi dan legal dengan satu kepengurusan mulai tingkat pusat hingga daerah. Keberadaannya juga tercatat di Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja.

“Kita sudah pernah sampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan juga Ijek agar ditertibkan organisasi-organisasi buruh yang tidak jelas keberadaannya,” jelas Indra Syahputra.

Ditambahkan Indra, bahwasanya keberadaan FSTDP-KSPSI sudah menjalin kerja sama di perusahaan-perusahaan swasta termasuk BUMN. Perusahaan BUMN tertarik bekerjasama dengan FSTDP-KSPSI lantaran kepengurusannya yang jelas dan resmi terdaftar di pemerintah.

“Jadi, kami harapkan kepada seluruh pengurus FSTDP-KSPSI supaya tetap semangat dan membawa organiasi ini bermanfaat bagi orang lain,” jelasnya sembari mengakhiri sambutannya.

Kata sambutan Indra tersebut merupakan sebagai penutup acara yang diakhiri dengan foto-foto bersama.

Adapun kepengurusan FSTDP-KSPSI Sumatara Utara periode 2020-2025 dari hasil Resufle adalah,
Dewan Penasehat ada 22 orang, diantaranya Antonyus Tarigan, Dermawan Purba, Wesly Silalahi.

Sementara, Selaku Ketua adalah Indra Syahputra dengan Wakilnya yakni, Jon Liben Saragih, Jhoni Aris, Irawadi, Hasanuddin Harahap, Rio Ganda Turnip, Boby AF Sofian, Sunardi, Jhoni, Irwansyah Surbakti, Viktor Sitanggang, Wira Maulana Tubagus, Rico Anjasmara dan Zoppi Sanunu Lubis.

Untuk sekretaris adalah Patar Pandiangan dan wakil sekretaris ada 10 orang. Diantaranya Amri, M Rifai Nasution, Yusmarida. Sedangkan Bendahara adalah Susnilaaty dan didampingi wakil bendahara sebanyak 10 orang. (pra/osi)