News

Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tapteng Hujan Interupsi

TAPTENG, FaseBerita.ID – Hujan interupsi mewarnai pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dilaksanakan di GOR Pandan, Tapteng Selasa (30/4). Akibat protes dari sejumlah saksi, rekapitulasi perhitungan suara menjadi molor.

KPUD Tapteng menjadwalkan pelaksanaan rekapitulasi di mulai pukul 10.00 WIB, dengan agenda pembacaan hasil DA1 dari setiap kecamatan, berurutan dari hasil Pilpres hingga DPRD Kabupaten/Kota. Hingga dua jam berlalu sejak pembukaan, belum satupun hasil DA1 yang selesai dibacakan.

Menurut beberapa saksi, rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara terkesan dipaksakan. Saksi meyakini jika laporan dugaan kecurangan yang terjadi pada saat pemungutan dan perhitungan suara di TPS harus terlebih dahulu diselesaikan. Seharusnya rapat pleno dilaksanakan jika seluruh permasalahan telah dituntaskan.

“Kita melihat banyaknya laporan kecurangan pemilu yang belum ada titik terangnya. Padahal masih ada sejumlah permasalahan yang belum dituntaskan, termasuk hasil pleno PSU,” kata Tumeang, saksi dari PPP.

Menyikapi hal tersebut, pimpinan rapat pleno, Timbul Panggabean menerangkan jika rapat pleno PSU akan dituntaskan berbarengan dengan pelaksanan rapat pleno tingkat kabupaten.

Hal ini dimaksudkan untuk mengefisienkan waktu yang semakin mendesak. Pun juga, jika ada saksi yang akan membuat protes, untuk dituangkan pada formulir kejadian khusus yang disediakan.

iklan usi

1 2Laman berikutnya