News

Ramadhan, Warga Minta Pasokan Listrik, Air dan Gas Terpenuhi

TAPSEL, FaseBerita.ID – Forum pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sipirok meminta agar beberapa instansi, BUMN maupun pengusaha memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat pada bulan puasa ini.

Dan, hal yang paling disoroti adalah terjaganya ketersediaan listrik, gas elpiji khususnya 3 kg dan juga air bersih.

Hal ini terungkap pada rapat koordinasi antara Forkopimcan bersama elemen masyarakat, di balai kecamatan, Jumat (3/5). Pada kesempatan itu, camat Sipirok Sardin Hasibuan menegaskan, kiranya ketersediaan gas elpigi khususnya ukuran 3 kg dapat dijaga.

“Gas elpiji sudah pasti sangat dibutuhkan. Pengalaman dari tahun lalu, masih sering terjadi kelangkaan. Karena itu, kiranya tahun ini, tidak terulang lagi. Sehingga warga, khususnya umat Islam lebih fokus pada ibadah. Karena itu, pengusaha atau agen bahkan pengecer supaya memperhatikan itu,” ucapnya.

Selain itu Camat juga menyampaikan, belakangan ini, juga kerap terjadinya pemadaman listrik. Dan, pada bulsn puasa nanti, diharapkan pemadaman dapat di tiadakan. Karena masyarakat banyak memanfaatkan penerangan saat beribadah di malam hari.

“Kiranya pihak PLN mengatasi dan mengantisipasi hal ini. Sehingga warga yang sedang menjalankan ibadahnya dapat terlayani dari kebutuhan listrik di bulsn puasa,” sebutnya.

Pada kesempatan itu Camat juga meminta agar PDAM juga menjaga pasokan dan kualitas air. “Untuk jadwal berbuka puasa juga perlu kita samakan. Tujuannya agar sama dan bersama-sama,” sebutnya.

Sementara Danramil 03 Sipirok menyebut, bulan ramadhan tak lepas dari keamanan, ketertiban dan kebersihan. Dimana, alun alun memang sering dijadikan tempat main bola. Sampah juga berserakan dimana mana. “Karena itu, mari kita jaga keamanan, ketertiban dan juga kebersihan dibulan suci ini,” tegasnya.

Mangaraja Tenggar selaku tokoh adat menyebut, selama ini Sipirok masih terpelihara keamanan dan ketertiban. Karena itu, kepala desa dan lurah harus lebih berperan dalam meningkatkan tradisi itu.

Kapolsek Sipirok AKP Hermansyah menjelaskan, pada Ramadhan nanti, diharapkan PLN berkomitmen tidak ada pemadaman listrik.

“Gas harus tersedia, harga juga jangan dinaikkan. Ini akan kami seriusi, masyarakat harus mendapatkan hak atau jatahnya. Jangan sampai kedapatan gas elpiji dijual ke pengusaha Rumah Makan,” ungkapnya seraya menyebut, informasi tentang gas elpiji ukuran 3 kg sering diborong pengusaha Rumah Makan, sudah diketahui oleh pihaknya.

“Karena itu jangan dilanjutkan lagi. Karena itu tak boleh dan memang itu adalah buat rakyat,” pungkasnya. (ran)

iklan usi