News

Puskesmas Bagan Asahan Dirusak: Diduga Keluarga Pasien Kecewa dengan Pelayanan

FaseBerita.ID – Sebuah unggahan foto ramai beredar di sosial media memperlihatkan suasana Puskesmas Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, yang rusak. Terlihat kaca jendela pada fasilitas kesehatan di desa tersebut pecah, sementara salah satu ruangan lain terlihat berantakan.

“Bagaimana tanggapan warga Bagan Asahan atas insiden ini? Kalo aku pribadi masih menyimpan kekecewaan terhadap pelayanan puskesmas ini. Aku masih tetap mengonang itu. Saat ini Belum tahu sebab akibat kejadian yang terjadi,” demikian ditulis oleh pemilik akun Darma Putra Albagani dan telah dibagikan puluhan kali oleh pengguna sosial media.

Kepala Desa Bagan Asahan Pekan, Rustam yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Beberapa menit sebelum kejadian, ia mengatakan sempat didatangi oleh anak salah seorang pasien yang dirawat di Puskesmas tersebut. Saat itu ia baru selesai salat Magrib di Masjid.

“Kejadian malam Kamis kemarin. Aku habis Salat Magrib di Masjid, aku tak pulang menunggu Salat Isya, tak berapa lama datang anak si pasien. Dia bilang, ‘Pak Omak ku berinfus di rumah sakit, infusnya habis. Perawat tak ada di lokasi,” kata Rustam menirukan penyampaian anak pasien yang datang kepadanya ketika itu.

Mendapat laporan tersebut, Rustam langsung bergegas ke Puskesmas. Namun sampai di sana, ia tak melihat pasien, keluarga maupun perawat penjaga di Puskesmas.

Karena tak menjumpai siapapun di sana, Rustam kemudian pulang ke rumah ingin mengambil ponselnya, bermaksud akan menghubungi kepala Puskesmas.

“Begitu ku ambil hanphone, balik aku ke situ (Puskesmas) ku tengok sudah pecah kaca. Warga sudah ramai,” ujarnya.

Rustam menduga, kejadian tersebut dikarenakan pihak keluarga maupun masyarakat merasa tak puas dengan pelayanan Puskesmas. Saat kejadian, keluarga pasien meminta pergantian infus namun perawat tidak berada di tempat.

“Mungkin tak puas masalah pelayanan atau bagaimana, saya pun tak tahu persis,” ujarnya sembari menambahkan, saat itu ia berupaya menenangkan warga yang semakin ramai agar tidak melakukan perbuatan anarkis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr Elfina br Tarigan saat dikonfirmasi mengatakan telah mengetahui kejadian tersebut. Ia juga sudah memerintahkan dr Surya, selaku Kepala Puskesmas (Kapus) Bagan Asahan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait di sana.

“Saya sekarang lagi di luar kota, ada rapat. Dokter Surya (Kapus) yang tau, tapi saya udah sampaikan masalah ini dicarikan titik temunya,” kata dr Elfina. (per/fabe)