News

Puluhan Rumah, Sekolah dan Polindes di Madina Terendam Banjir

MADINA – Curah hujan tinggi pada Jumat malam hingga Sabtu pagi (7/9/2019) mengakibatkan banjir di Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Sedikitnya puluhan rumah terendam. Begitu juga fasilitas umum seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan, termasuk lahan perkebunan masyarakat setempat.

Kepala Desa Sampuran Mulawarman kepada wartawan, Sabtu (7/9/2019) menyampaikan, ada 30 rumah warga terkena dampak banjir dalam peristiwa ini.

“Ada sekitar 30 rumah warga yang terendam banjir. Selain itu fasilitas umum seperti SMP, TK, Polindes dan ratusan hektar lahan perkebunan jeruk warga juga terkenda dampak banjir,” katanya.

Ia menyampaikan, banjir disebabkan tingginya curah hujan pada Jumat malam (6/9/2019) sehingga membuat sungai Aek Batang Laping tidak dapat menampung air yang ada.

Akibat banjir tersebut para warga yang terkena dampak banjir tersebut terpaksa memindahkan barang-barangnya ketempat yang lebih aman. Selain itu anak sekolah juga terpaksa diliburkan.

“Warga yang terkena dampak banjir terpaksa memindahkan barang-barangnya ke tempat yang lebih aman, sejauh ini belum ada yang mengungsi. Anak-anak sekolah terpaksa diliburkan,” sebutnya.

Hingga saat ini, kondisi air di lapangan belum terlihat surut. Ketinggian air mulai dari 40 cm sampai 1 meter.

Meskipun Pemerintah Kecamatan dan pihak Kepolisian telah melakukan pendataan para warga yang ada di desa langganan banjir tersebut, dirinya mengharapkan kepada Pemerintah Daerah untuk mendirikan dapur umum serta pengadaan perahu karet bagi warga.

“Hujan belum berhenti. Kami takut banjir susulan. Untuk itu kami mengharapkan dapur umum didirikan juga perahu karet supaya dikirim,” harap Kades.

Sementara, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang dihubungi Metro Tabagsel mengatakan, tim dari Pemkab Madina sudah diturunkan ke lokasi banjir. Ia menyebut, banjir sudah merambat ke Kecamatan lain, seperti Kecamatan Batahan.

“Tim sudah ada di lokasi dari kemarin guna memberikan bantuan, sekarang sungai Batahan yang meluap dan mengakibatkan banjir di beberapa ruas jalan Batahan I dan Batahan II, Bintungan Bejangkar hingga simpang Kordes, tim akan bekerja maksimal disana,” kata Dahlan.

Bupati Madina mengimbau supaya masyarakat lebih waspada atas cuaca curah hujan yang cukup tinggi. (wan)