News

Puluhan Kios di Bantaran Rel Pulu Raja Asahan Ditertibkan

FaseBerita.ID – Puluhan kios yang disewa/ kontrak masyarakat yang terletak di dekat stasiun kereta Pulu Raja dusun IV, Desa Pulau Rakyat Pekan Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan, terpaksa dibongkar oleh pihak PT Kereta Api Indonesia.

Pembongkaran melibatkan aparat kepolisian dari Polsek Pulau Raja dan Koramil 16 Pulau Rakyat dan pembongkaran berlangsung kondusif. Pemilik kios tampak pasrah tatkala lapak jualan mereka dibongkar dengan cara dihancurkan.

“Sebelum penertiban, manajemen PT KAI Sumut sebelumnya telah memberikan sosialisasi ke warga dan pemilik kios hingga peringatan sebanyak tiga kali,” kata Zakaria, selaku Deputy Vice Presiden PT KAI Divre I Sumatera Utara, Jumat (17/7).

Dalam penertiban bangunan liar dilakukan di emplasemen Pulu Raja Km 35+200 hingga Km 36+000 lintas Kisaran-Rantau Prapat Jalan Sigura-gura. Ada sekitar 2.300 meter persegi lahan aset milik KAI yang ditertibkan dalam penertiban ini.

Zakaria menambahkan, setelah kawasan itu bersih dari bangunan yang dikontrakkan kepada pedagang ketempat pemindahan lahan yang sudah disediakan PT KAI selanjutnya lahan yang sudah bersih akan dilakukan pemagaran. Usai pembongkaran kios dilakukan pengukuran tapal batas antara PT KAI dengan PTPN IV Unit Pulau Raja.

“Bangunan liar itu sangat mengganggu keamanan perjalanan KA dan termasuk rentan membahayakan masyarakat di kawasan rel KA itu, ” katanya.

Sebelumnya, dari total 68 bangunan liar yang ditertibkan ini, sudah ada 59 bangunan yang sudah dibongkar secara sukarela oleh pemiliknya. Tersisa sembilan bangunan yang belum dibongkar pemiliknya, terpaksa ditertibkan tim penertiban KAI.

“Nanti di kawasan itu akan ditata dan difungsikan untuk yang bermanfaat seperti sarana tempat bermain anak-anak yang tentunya memenuhi ketentuan keamanan kereta api,” katanya. (per/rah)