News

PT STTC  Perbaiki Jalan Longsor di Gang Mual Nauli Siantar

Siapkan Material dan Kerahkan Karyawan

SIANTAR, FaseBerita.ID-PT STTC kembali menunjukkan kepeduliannya kepada lingkungan sekitar dengan membantu perbaikan badan jalan yang longsor karena tergerus curah hujan tinggi.

Pantauan wartawan, Selasa (16/6/2020) di Gang Mual Nauli, kawasan Jalan Pdt Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, pihak PT STTC langsung mengerahkan karyawannya untuk melakukan gotong royong dan dibantu truk molen berisi campuran semen, batu dan pasir ke lokasi.

Badan jalan yang longsor di pintu masuk ke Gang Mual Nauli itu, langsung dicor semen sepanjang 15 meter.

Lokasi longsor, persis di depan Gereja Katolik St Petrus dan Paulus, jalan Pdt. Justin Sihombing.

Pengawas kegiatan perbaikan longsor itu, Kendi yang juga karyawan PT STTC, kepada wartawan mengatakan, musibah longsor ini diakibatkan tingginya curah hujan akhir-akhir ini.Begitu mendapat kabar ada longsor, pihaknya langsung mengambil tindakan, agar tidak terjadi kerusakan yang meluas dan juga membantu warga sekitar agar tidak terganggu.

“Ada sekitar 15 meter yang kita cor semen dengan melibatkan para karyawan STTC dengan harapan agar jalan penghubung ini tetap bisa dilalui para warga sekitar,”ujarnya.

Dan saat ditanya, berapa anggaran yang dipakai untuk memperbaikinya, Kendi memperkirakan anggarannya sekitar Rp150 juta lebih.

Terpisah, Erdi Winata, Humas PT STTC menambahkan, pihaknya sangat peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan juga masyarakat. Makanya, begitu mendapat kabar musibah longsor, pihaknya langsung mengambil tindakan dengan cepat, sehingga masyarakat tidak terganggu dengan adanya musibah bencana alam itu.

Bahkan, kalau melihat ada jalan rusak atau berlobang di sejumlah lokasi di Kota Siantar, PT STTC langsung berusaha memperbaikinya, agar para pengguna jalan tidak terganggu dan menghindari kecelakaan lalu lintas.

Dan saat ini juga, PT STTC memberi perhatian kepada masyarakat yang terdampak Covid – 19 dengan memberikan bantuan sembako dan juga bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke beberapa instansi pemerintah.

“Semua itu kita lakukan, untuk memutus mata rantai Covid-19 karena virus itu adalah musuh kita bersama yang harus kita cegah penularannya,” ujar Erdi.

Terpisah, salah seorang warga setempat, Wilson Sinaga (61), saat diminta tanggapannya atas kepedulian PT STTC tersebut, menuturkan, dirinya bersama warga lainnya tentu sangat berterimakasih karena jalan penghubung yang longsor itu akhirnya bisa dilalui karena langsung dicor pakai semen oleh pihak PT STTC.

“Kita lihat langsung PT STTC langsung ambil tindakan memperbaikinya. Kalau tidak diperbaiki maka setiap hujan datang, pasti air sampai ke rumah warga atau bisa dibilang banjir. Lihat saja, akibat longsor itu, jalan lainnya mulai ikut berimbas dan lihat tiang listrik itu, mau tumbang karena longsor,”ujarnya, sambil menunjuk tiang listrik yang possinya dekat lokasi longsor dan memang posisinya agak miring.

Pria yang mempersunting boru Purba ini berharap agar PT STTC tetap eksis dan jaya, meski masa pandemi Covid-19.

“Kita juga berdoa agar pimpinan dan karyawannya tetap diberikan kesehatan, agar ke depan tetap dapat memperhatikan kondisi masyarakat dan lingkungannya,”katanya.(rel/fi)

USI