News

PT Sijabut Diduga Beroperasi Tanpa IUP

FaseBerita.ID – PT Sijabut yang berada di antara Desa Pule-pule dan Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan diduga tak memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP). Padahal perusahaan ini mengelola lahan seluas 300 hektare (ha).

Dua kali dicoba dikonfirmasi, pimpinan perusahaan tidak ada di tempat. Boby, staf PT Sijabut mengatakan Asisten Kepala (Askep) selalu di lapangan.

“Soal legalitas perusahaan, saya nggak tau. Pak Askep lagi ke lapangan,” kata Boby.

Sementara itu, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan A Rasyid Tambunan, mengaku PT Sijabut tak pernah melapor tentang pelaksanaan kewajiban ke Dinas Pertanian.

“Seharusnya perusahaan perkebunan wajib melaporkan tentang pelaksanaan kewajiban kepada kami. Tapi saat ini, PT Sijabut tak pernah melapor kepada kami,” terangnya.

Dikatakan Rasyid, pihaknya sempat menyurati tentang pelaksanaan kewajiban tahun 2019 lalu. Namun surat itu tak digubris PT Sijabut.

“Kami sudah menyurati tentang pelaksanaan kewajiban pada tahun 2019 lalu, tapi tidak ada jawaban,” tukasnya.

PT Sijabut diduga telah melanggar Permentan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan dan Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Dipaparkan Rasyid, hal tersebut sudah sempat disampaikannya kepada Komisi A DPRD Sumut saat kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Asahan.

“Hal ini juga sudah kita sampaikan ke Komisi A DPRD Sumut saat melakukan kunker ke Kabupaten Asahan lewat paparan kami menggunakan layar lebar,” terangnya.

Kadis Perizinan Kabupaten Asahan H Darwin Nasution mengatakan perusahaan tidak akan ada di Dinas Perizinan apabila tidak ada rekomendasi dari Dinas Pertanian.

“Kalaupun ada izin dari sini (Dinas Perizinan) itu harus ada Peraturan Teknis (Pertek) dari BPN sesuai Peraturan Nomor 17 Tahun 2019 tentang Izin Lokasi. Intinya di Pertek,” terang Darwin.

Selanjutnya, Dinas Perizinan Asahan mengecek status IUP PT Sijabut lewat Online Single Submission (OSS), dan ternyata izin perkebunannya tidak ada.

“Sudah kita cek, izinnya perkebunannya tidak ada,” tuturnya. (bay)

iklan usi