News

Proyek TA 2019 Dikerjakan Tahun 2020, Sekda: Pemborong Dikenakan Sanksi

FaseBerita.ID – Sejumlah proyek Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2019 di Kabupaten Labuhanbatu, masih dikerjakan oleh pihak rekanan. Padahal, masa kontrak pengerjaan telah selesai.

Pantauan wartawan, Senin (20/1/2020) beberapa proyek dengan nilai pagu hingga miliaran rupiah yang masih dikerjakan yakni, proyek lanjutan pembangunan taman di Tugu Adi Pura yang berada di Simpang Kompi, Rantauprapat.

Proyek tersebut menghabiskan dana APBD TA 2019 sebesar Rp 2 miliar lebih yang dikerjakan oleh PT MEGABUSS. Pada plank proyek, mulai dikerjakan pada bulan Oktober 2019 dan selesai pada Desember 2019.

Kemudian, Proyek di Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu yang menghabiskan dana Pemerintah sebesar Rp 5 miliar lebih.

Selain itu, ada juga proyek ratusan juta rupiah yang belum selesai seperti, proyek rehab trotoar dalam Kota Rantauprapat dengan nilai pagu Rp 731 juta lebih dikerjakan oleh CV Putra Pertama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Muflih saat dikonfirmasi terkait sejumlah proyek yang belum selesai tersebut mengatakan bahwa, pihak pemborong telah dikenai sanksi.

Sanksi yang diberikan oleh Pemkab Labuhanbatu kepada pihak rekanan, lanjut dia, berupa denda hingga pemutusan kontrak kerja.

“Diberikan kesempatan untuk melanjutkan pengerjaannya sesuai Perpres, dan dikenakan denda bagi proyek yang belum selesai sejak tanggal penambahan waktu pengerjaan selama 50 hari. Denda yang dikenakan, sebesar satu permil perhari dari berapa persen keterlambatan fisik yang belum selesai dikerjakan,” ujarnya. (bud/rah)