News

Protes ke Kepala Sekolah: Guru, Wali Murid dan Warga Segel Gedung SD

FaseBerita.ID – Sejumlah guru, orang tua/wali murid dan warga melakukan aksi penyegelan terhadap SDN 0417 Pasir Julu, Kamis (14/1). Aksi penyegelan tiap ruangan ini, buntut protes terhadap keberadaan kepala sekolah, NAD.

Sebelumnya, bahkan surat keberatan yang ditandatangani bersama dan diketahui kepala desa setempat juga sudah dilayangkan ke Dinas Pendidikan dan kebudayaan pemkab palas, Senin (11/1) lalu.

Dalam surat keberatan itu, ada beberapa poin yang jadi bahan protes terhadap keberadaan kepala sekolah SD Pasir Julu tersebut. Seperti penggunaan dana BOS yang tidak tepat sasar, tidak transparan. Kepala sekolah berinisial NAD ini juga dinilai selalu menekan, mengintimidasi guru.

Tidak melibatkan semua guru dan komite dalam penentuan RKAS/RAPBS. Lebih dari itu, NAD dianggap tidak bijaksana dalam memanejemen sekolah. Dan akibatnya dampak buruk terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar.

“Akhirnya belakangan ini, proses belajar tidak terkontrol. Anak-anak dibiarkan, sedang guru juga gontok gontokan, karena tidak sejalan dengan kepala sekolah itu,” tukas Sutan, salah satu orang tua.
Sementara Plt kepala dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab palas, Hj Rosida Pulungan tak kunjung merespon saat dihubungi. Hanya saja, menurut Kabid pendidikan dasar Rosydi Hasibuan membenarkan, surat aduan itu telah diterima pihaknya.

“Sedang diproses untuk ditindaklanjuti,” kata Kabid.
Amatan wartawan, nyaris aksi penyegelan ini dilakukan terhadap semua gedung sekolah SDN 0417 Pasir Julu. Tampak jelas, portal berupa kayu dan pelepah sawit ditempelkan (dipaku) menghalangi pintu tiap ruangan. Tak terkecuali ruang guru dan kepala sekolah.(tan/fabe)