News

Produksi Sawit Menurun, Harga Stagnan 

TAPTENG, FaseBerita.ID– Harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani tidak bergerak banyak dalam beberapa waktu terakhir. Namun, menurunnya produksi hasil panen membuat petani sawit  di beberapa daerah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menjadi resah. Hasil panen yang didapatkan menurun sampai 20 persen dari hasil panen sebelumnya.

Kepada awak media, beberapa petani sawit mengatakan, akibat turunnya produksi kebun sawit yang mereka miliki membuat perekonomian para petani sawit terganggu. Walau harga sawit stagnan di kisaran Rp1.700 per kg, kondisi menjelang lebaran yang membuat kebutuhan rumah tangga meningkat, membuat petani sedikit kewalahan.

M Aritonang (42), salah seorang petani sawit di Kecamatan Sibabangun mengatakan, turunnya hasil panen tidak terlepas dari akibat angin puting beliung yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tandan buah segar (TBS) yang sedang masa berbunga menjadi gugur dan busuk akibat goyangan angin tersebut

“Menurunya hasil panen TBS saat ini diakibatkan oleh puting beliung yang terjadi beberapa bulan belakangan,” kata M Aritonang, Senin (3/5).

Menurutnya, hasil panen pohon sawit sangat tergantung pada faktor cuaca dan keadaan iklim pada saat masa berbunga, sehingga masa bro (jenjang dari masa berbunga sampai panen) yang lamanya 6 bulan, efeknya terjadi saat ini.

Ia juga menambahkan, bahwa sebelumnya para petani sawit telah melakukan antisipasi akan hal ini, mulai dari menambah volume pupuk sampai peningkatan aktifitas penyemprotan. Namun hal ini tidak berdampak yang cukup signifikan untuk membantu hasil produksi, karena sebelumnya tandan sawit tersebut sudah busuk.

Terpisah, Sopyan Sihombing, Maneger PT BNP (Bintang Nauli Pratama) memastikan, jelang Idul Fitri 1442 H, harga buah sawit tidak mengalami penurunan maupun penaikan. Perusahanaan pemilik pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit ini membanderol harga sekitar Rp1.920 per kg. Sopyan mengatakan, harga tersebut sama dengan harga beberapa bulan belakangan.

“Harga beli tandan buah segar tidak mengalami penurunan. Masih tetap stabil,” ujar Sopyan, melalui sambungan seluler. (ztm/fabe)