News

Pria yang Ditangkap dari Rumah Kosong Ditetapkan jadi Tersangka

FaseBerita.ID – Masih ingat dengan penggrebekan sebuah rumah kosong di jalan Lumba-lumba, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Senin (18/5) lalu.

Dari rumah tersebut Polisi berhasil menangkap 1 dari 4 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Sabu. Kemudian disita juga barang bukti berupa alat hisap sabu alias bong.

Baca sebelumnya: Rumah Kosong Digerebek, Pria Warga Sibolga Diduga Konsumsi Sabu

Setelah menjalani pemeriksaan, diketahui pria tersebut berinisial HP (32) warga jalan SM. Raja, Kebun Jambu.

Kepada Polisi, HP mengaku kalau sebelumnya, didalam rumah kosong itu 3 temannya sedang mengkonsumsi Sabu. Sedangkan dia, sedang makan siang dengan nasi bungkus.

Tiba-tiba, ketiga temannya kabur dari pintu belakang, melompat atap rumah kosong tersebut. Setelah melihat Polisi datang.

“Tiga temannya kabur dari pintu belakang, identitasnya sudah kita kantongi. Cuma HP yang dapat diamankan,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (27/5).

Dari saku celananya, disita sebuah pisau silet dan uang sebanyak Rp6.000.

Kemudian, disaksikan oleh aparat Pemerintahan, Polisi juga menyita barang bukti dari lantai rumah kosong tersebut, 2 buah korek gas,2 buah pipa kaca menempel sisa bakaran sabu dan sebuah alat hisap/bong yang terbuat dari botol plastik warna putih, terpasang pipet plastik.

Menurut tersangka, Sabu yang dikonsumsi di rumah kosong tersebut dibeli dari temannya, yang identitasnya telah diketahui.

“Sementara, barang bukti yang disita menurut HP bukan miliknya,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Kepolisian, HP ternyata pernah dihukum pada tahun 2018 dalam kasus pencurian dan dihukum di Lapas Tukka Sibolga selama 10 bulan.

HP akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.

Karena telah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tersangka diancam hukuman diatas 5 tahun. (ts)