News

Pria Ini Ngaku Sebagai Pelaku Pembunuhan Warga Sipirok

FaseBerita.ID – ADS (26) mendatangi Kantor Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (7/6) siang. Pria ini mengaku sebagai orang yang menghilangkan nyawa Roni Tua Sitompul (45), yang ditemukan tewas di dekat kediamannya di Desa Simaninggir, Sipirok, Selasa (2/6) lalu.

Informasi didapat, ADS (26) datang menyerahkan diri ke Mapolres Tapsel, Senin (8/6). Kepada polisi, ADS mengaku menghabisi nyawa korban menggunakan pisau lipat, di pinggir jalan di samping halte di Desa Simaninggir, Sipirok, Selasa (2/6) dini hari. Dan menyebabkan luka di bagian perut dan kening korban, hingga korban meninggal.

“Benar. Tersangka datang menyerahkan diri ke Polres Tapsel. dan masih dalam pemeriksaan,” kata Kepala Polisi Sektor Sipirok Iptu Ismaya lewat pesan singkat, Selasa (9/6).

Ismaya menjelaskan, ADS juga diketahui masih warga yang sama dengan korban di Desa Simaninggir, Sipirok. Tidak punya pekerjaan alias pengangguran. “Untuk motifnya masih kita dalami, masih dalam penyidikan.” Ujar Ismaya.

Roni Tua Sitompul (45), ditemukan tewas di dekat kediamannya di Desa Simaninggir, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (2/6) pagi. Sebelumnya, ibu korban sempat mendengar korban mengomel seperti bertengkar di sekitar rumah mereka.

Informasi didapat, sebelum korban ditemukan tewas dengan luka tusukan, SH (70) ibu korban masih sempat melihat Roni berada di sekitar rumah mereka, Selasa (2/6) dini hari. Korban berjalan sambil mengomel dan seperti orang yang sedang bertengkar.

Namun, hal itu itu tidak digubris SH, karena korban sudah terbiasa pulang dalam keadaan mabuk. SH, pun melanjutkan tidurnya.

Sekitar pukul 03.00 WIB, SH terbangun dan mengintip lewat jendela. Namun, Roni tidak lagi terlihat. Kemudian SH menghubungi JRS (32) anaknya yang juga adik korban. Namun tidak ada jawaban. Hingga akhirnya sekitar pukul 06.00 WIB, JRS mendatangi kediaman ibunya.

Sampai di sana, JRS meminta kunci untuk membuka warung. Dan ibunya meminta kepada JRS untuk mencari abangnya.

JRS terkejut, dia menemukan Roni abangnya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan terluka parah di sekitar rumahnya. Kemudian langsung melaporkan kejadian ke warga dan pihak kepolisian.

Roni diduga menjadi korban penganiayaan yang berujung kematian. Pasalnya, pada bagian tubuhnya ditemukan luka tusukan di perut dan luka di bagian kening. (yza)