News

Polres Asahan Gelar Razia Pekat: Pasutri Terjaring Bawa Bayi di Karaoke

ASAHAN, FaseBerita.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Asahan bersama anggota Kodim 0208/AS dan Satpol PP Kabupaten Asahan menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di beberapa titik hotel, dan tempat hiburan di Kabupaten Asahan, Sabtu (4/5) malam.

Dalam razia ini, tim gabungan berhasil menjaring beberapa orang yang ditemukan di dalam kamar hotel dan tempat hiburan. Bukan hanya itu saja, tim gabungan pun berhasil mengamankan beberapa botol miras tanpa izin.

Dari pantauan, terdapat di salah satu tempat hiburan yakni karaoke adanya pasangan suami istri yang membawa anak bayi ke dalam ruangan karaoke hingga hampir larut malam.

Dan, petugas yang merazia menyarankan agar pasutri tersebut pulang karena tempat itu dinilai tidak layak bagi anak bayi. Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupuluh SIK melalui Kasubag Humas Polres Asahan Iptu S Siahaan saat diwawancarai menjelaskan, razia dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadan.

“Tim gabungan yang diturunkan ke lapangan untuk melaksanakan razia ini kami bagi dua tim, satu tim beroperasi ke wilayah tempat hiburan dan hotel di wilayah Kota Kisaran, dan yang satu lagi di wilayah Kecamatan Air Batu,” ungkapnya.

Iptu S Siahaan juga menjelaskan, terdapat beberapa orang yang terjaring dari tempat hiburan, dan dipastikan tidak membawa kartu identitas.

“Ada beberapa orang yang kami jaring dari tempat hiburan karena tidak membawa kartu identitas, dan terdapat juga beberapa pasangan yang kami duga berbuat mesum di beberapa hotel,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan S Siahaan, bukan hanya beberapa orang itu saja yang dijaring oleh pihaknya, namun mereka juga turut mengamankan beberapa botol minuman beralkohol yang didapatkan di salah satu tempat hiburan.

“Iya, kami ada menemukan beberapa botol minuman beralkohol dari salah satu tempat hiburan yang berada di Jalan Diponegoro Kisaran, saat ini juga sudah kami amankan,” kata Kasubag Humas Polres Asahan ini.

“Untuk selanjutnya, mereka akan kami periksa dan akan kami pintai keterangan serta akan kami beri pembinaan,” ujarnya. (bay/ahu) 

USI