News

Polisi Ungkap Pembunuhan Bocah Cilik Dalam Karung di Nias Selatan

FaseBerita.ID – Polres Nias Selatan menggelar Konferensi Pers terkait pembunuhan gadis cilik berusia tujuh tahun di kebun kelapa milik warga Dusun II Desa Bowoziono, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan.

Kegiatan konferensi Pers dilaksanakan di halaman Mapolres Nias Selatan Jalan M Hatta. Kamis, (11/2) pukul 09.00 WIB.

Dalam kasus pembunuhan bocah yang menghebohkan itu, Polres Nias Selatan berhasil membekuk pelaku dalam 24 jam. Saat ini pelaku diamankan di mapolres Nias Selatan.

Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat menjelaskan kronologis pelaku membunuh PDL didasari “dendam”. “AL (48) yang merupakan pelaku pembunuhan menghabiskan nyawa bocah dengan mencekik leher dan menghantamkan batu di kening korban,” Ungkap AKBP Arke.

Arke menambahkan dalam pemeriksaan pelaku mengakui melakukan pembunuhan sendirian karena kesal dengan orang tua korban dalam pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu.

AL pada saat pemilihan kepala desa tahun lalu dukungannya kalah, berbuntut melakukan pembunuhan kepada anak kades terpilih karena kesal dan dendam dukungannya kalah.

AL dalam perbuatannya melawan hukum menghabiskan nyawa anak di bawah umur dan dikenakan dua pasal yaitu pasal 338 KUHPidana dan pasal 80 ayat (3) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak, dengan diancaman hukuman 15 penjara,” ucap Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat.

Ditambahkannya, dalam pemeriksaan di Polres Nias Selatan, sementara ini pihaknya telah mengumpulkan semua barang bukti yang dipakai pelaku melakukan pembunuhan, juga akan memeriksa pelaku secara maraton siapa tahu masih ada tersangka lain dalam kejadian ini.

Kelurga korban Hesombowo Hulu mengatakan kepada awak media bahwa pihaknya berterima kasih kepada personil Polres Nias Selatan/Polsek Lahusa dengan upayanya cepat mengungkap pelaku pembunuh anaknya.

Meminta agar pelaku dituntut seadil-adilnya dan memberi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” harapnya. (smg/fabe)