News

Polisi Gagalkan Peredaran 15 Kg Sabu: Dua Pelaku Ditembak Mati

FaseBerita.ID – Polres Labuhanbatu mengamankan dua orang tersangka kejahatan narkotika jenis sabu jaringan lintas Provinsi yakni ES dan AF. Keduanya ditembak dan meninggal karena melawan petugas.

ES dan Atah diamankan di dalam minibus No Pol BM 1843 DM di Jalinsum Desa Sisumut, Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan dalam konferensi Pers di Mapolda Sumut, Sabtu (14/11/2020) menjelaskan, gerakan kedua tersangka ini sebelumnya telah terendus oleh Tim Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dari hasil penyelidikan kasus peredaran sabu di wilayah Labusel.

Diketahui, kedua tersangka ini bertolak dari Aceh menuju Dumai, Riau dan akan singgah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dari hasil penggeledahan di dalam mobil yang dikendarai kedua tersangka ini Polisi mendapatkan sabu seberat 15 Kg yang terbungkus didalam 15 buah plastik merk Qing Shan di dalam satu tas berwarna hitam.

Dari pengakuan para tersangka, sebelumnya mereka sudah pernah menghantar sabu seberat 2 Kg ke wilayah Labusel dan ini adalah yang kedua kalinya dengan rencana sebahagian barang haram itu juga akan dibawa ke Dumai.

Dari hasil pengembangan tersangka, ES mengakui mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial M warga Binjai Sumut.

Lantas, dalam menindak lanjuti informasi ini, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu meminta bantuan Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut Kombes Pol Robert Da Costa untuk menggunakan peralatan DF Ditresnarkoba dalam rangka pengembangan kasus ke Jalan Binjai KM.13,5 kota Binjai.

Operasi pun berlanjut, Kombes Pol Robert Da Costa, memerintahkan Team DF Ditresnarkoba Polda Sumut untuk turun membackup Satresnarkoba Polres Labuhan Batu.

Dijelaskan Kamis, (12/11) malam sekira pukul 21.00 Wib Tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu tiba di lokasi target di Jalan Binjai, Sumut dan pada hari Jumat (13/11/2020) pagi sekira pukul 05.00 Wib tersangka ES dan Atah diturunkan dari mobil bersama dua orang personil Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.

Namun sewaktu hendak menunjuk rumah target yakni M, tersangka ES melakukan perlawanan dan berpotensi membahayakan jiwa Briptu Yusuf Hadi Saputra dengan kondisi mengalami bengkak di kening, pelipis dan biram di lengan kiri serta nyeri di dada karena hempasan.

Seketika ES diberikan tindakan tegas, keras dan terukur dengan tembakan di dada sebelah kirinya dan ES pun meninggal ditempat.

Hal sama juga dilakukan tersangka Atah, dengan kondisi tangan tergari, Atah mencoba melawan dengan mengayunkan tangannya ke arah kepala petugas yaitu Briptu Heri Chandra Siregar dan mengakibatkan luka atau koyak di pelipis mata sebelah kirinya.

Karena membahayakan jiwa petugas, Atah diberikan tindakan tegas, keras dan terukur dengan tembakan di dada sebelah kirinya dan Atah pun meninggal di tempat.

Kini jenazah kedua tersangka itu dibawa ke mako Satresnarkoba Polres Labuhan Batu guna proses perkaranya lebih lanjut.

Dari kasus ini, kedua tersangka telah melanggar Pasal114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup. (zas/esa)

iklan usi