News

Polisi Amankan 18 TKI Ilegal: Bertaruh Nyawa, Demi Rayakan Idul Adha di Kampung Halaman

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Keinginan merayakan Idul Adha 2019 di kampung halaman, sebanyak 18 orang Tenaga Kerja Ilegal rela dan sanggup menggadai nyawa mengharungi Selat Malaka dengan menumpang kapal Tongkang untuk bisa sampai ke kampung halaman mereka di Indonesia.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai mengatakan, sebanyak 18 orang TKI Ilegal ini yang terdiri dari 12 laki-laki dewasa, 5 perempuan dewasa dan 1 orang anak-anak perempuan diamankan oleh Satpolair Polres Tanjungbalai, Sabtu (27/7/2019) sekira pukul 13.15 Wib di perairan Sei Sarang Helang Kabupaten Asahan, Sumur tepatnya di posisi N 3 ° O’6.516 “E 99 ° 55’58.134.

Saat itu patroli rutin di sepanjang perairan Sungai Asahan yang dilakukan oleh Personel Sat Polairud Polres Tanjungbalai bersama personel Kapal patroli BKO Ditpolairud Polda Sumut, menemukan sebuah Kapal Tongkang tanpa nama yang di Nahkodai Rusdi Azmi alias Baek (40) warga Jalan Yos Sudarso, Gang Lopat Lopat, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai membawa banyak penumpang.

Petugas pun menghampiri Kapal Tongkang tersebut dan didapati kesemua penumpang ini berangkat dari Malaysia dan masuk wilayah Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah atau non prosedural.

Selanjutnya kata Kapolres, Kapal tersebut di tarik ke Kantor Satpolair Jalan Asahan untuk dilakukan pemeriksaan dokumen dan barang bawaan secara intensif.

AKBP Irfan Rifai menambahkan dari pemeriksaan barang bawaan penumpang ini tidak ditemukan barang terlarang seperti narkoba, senjata api, senjata tajam dan lain sebagainya.

Rencananya Minggu (27/7/2019) kesemua TKI Ilegal ini bersama nakhoda dan 4 anak buah kapal ini akan diserahkan ke Pihak Imigrasi Tanjungbalai Asahan. (ck04/rah)