News

Pohon Kelapa Sawit Mengering di Unit Kebun Bah Jambi Diduga Diracun OTK

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Pasca pelaporan pihak PT Perkebunan Nusantara IV Unit Kebun Bah Jambi akibat rusaknya tanaman pohon kelapa sawit yang masih tergolong kedalam Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) diduga karena diracun hingga menimbulkan kerugian bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Saat dikonfirmasi Polsekta Tanah Jawa melalui Kanit Reskrimya Iptu JW Saragih kepada awak media ini mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Selain itu juga barang bukti pohon sawit yang mati dan ada juga botol-botol.

“Saat ini kami sudah memeriksa kurang lebih 4 orang dan menyita 3 batang pohon kelapa sawit. Dalam pelaporan dalam hal ini masih dugaan, untuk itu kami mencari hal-hal yang identik dengan laporan pengaduannya,” katanya via seluler, Rabu (3/2) sekira pukul 12.39 WIB.

Terkait penyelidikan lebih dalam lagi, saat ditanyakan tentang pemeriksaan forensik terhadap pohon yang mati itu, dijawabnya, “Kalau itu pastilah karena menyangkut dengan zat kimia,” pungkasnya.

Diberitakan bahwa sebagian Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) yang berada di Afdeling III dan IX ditemukan dalam keadaan rusak dan diduga akan mati dengan kondisi daun sudah ada yang mengering keseluruhan dan ada juga yang masih sebagian yang mengering.

“Kok tau aja sih?, Iya itu sudah kita laporkan ke Polsek Tanah Jawa ya”, terang Asisten SDM PT Perkebunan Nusantara IV Unit Kebun Bah Jambi, saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa (2/2) sekira pukul 10.30 WIB, via seluler.

“Kalau praduga tak bersalah ya pak, sekarang di TKP itu kita temukan botol-botol Aqua itu berbau racun, diduga ya pak”, jelasnya, saat ditanyakan penyebab matinya pohon kelapa sawit di Afdeling III dan Afdeling IX Unit Kebun Bah Jambi, PT Perkebunan Nusantara IV (Persero).(adi/fabe)