News

PKPI Gugat Hasil Dapil VI Simalungun

FaseBerita.ID – DPP PKPI diwakili Ketua Umum Diaz Faisal Malik Hendropriyono dan Sekjen Verry Surya Hendrawan juga mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalil yang dijadikan gugatan yakni di Kecamatan Dolok Panribuan, Desa Jorlang Hataran, TPS 2. Ditemukan sejumah surat suara Caleg Kabupaten Dapil Simalungun 4 tertukar dan digunakan oleh pemilih di TPS 002, Kelurahan Dolok Parmonangan, Kecamatan Jortang Hataran yangmerupakan Dapil Simalungun sebanyak 24 surat suara.

Pada catatan pihak KPPS diketahui, surat suara yang peruntukannya di Dapil 4 Simalungun, namun dipergunakan di Dapil VI Simalungun 6 tersebut sebanyak 23 surat suara yang sah dan 1 (satu) surat suara 10 tidak sah. Pada pokoknya, pihak KPPS menyatakan memutus perolenan suara tertukar tersebut menjadi perolehan suaraa Patai Politik (bukti P 14- P27).

Sementara di Kecamatan Sidamanik Desa Tiga Bolon TPS 005, ditemukan KPPS memberikan surat suara kepada pemilih dengan NIK 20091909330003 atas nama Parsaoran Sinaga menggunakan hak pilih tanpa disesuaikan nama dalam Surat Keterangan (Suket) Nomor 12o8092004/SURKET/O1/220219/2017/5101/1449 yang diterbitkan Dinas Catatan Sipil Kabupaten Simalungun. Sementara NIK nya berbeda. Parsaoran diberikan lima surat surat suara.

Sementara Ketua DPC PKP Indonesia Kabupaten Simalungun Jaserman Saragih membenarkan pihaknya, melalui DPP sudah melayangkan gugatan ke MK terkait hasil Pemilu 2019 di Kabupaten Simalungun.

“Ada dugaan penggelembungan suara dan pemakaian surat suara yang tidak tepat. Itu merugikan PKPI, maka kita mengajukan gugatan,” kata Jaserman Saragih.

Sementara Ketua KPU Simalungun juga membenarkan adanya gugatan yang diajukan partai politik, terkait hasil Pemilu serentak 2019 di Simalungun.

“Ada satu partai lae, PKPI,” kata Raja Ahab Damanik, Jumat (24/5/2019). (esa)