News

Picu Banjir, Warga Pamatang Simalungun Tolak Penutupan Jalan Speksi

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Warga Huta IV Nagori Pematang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, keberatan dan menolak penutupan jalan speksi yang dilakukan oleh pihak perumahan.

Pasalnya penutupan jalan speksi tersebut mengakibatkan akses yang selama ini sebagai jalan pintas warga menjadi tertutup. Sementara, setelah penutupan jalan speksi yang diikuti pembangunan tembok, banjir melanda wilayah mereka.

Keberatan warga yang ditandatangani 20-an warga tersebut dituangkan dalam surat serta dilayangkan kepada Pangulu Pamatang Simalungun Kecamatn Siantar Mangihut Martua Manik.

Menanggapi surat warga, Pangulu Pamatang Simalungun Mangihut Martua Manik, Jumat (15/5) mengatakan, pihaknya sudah menerima surat warga dan melakukan amatan langsung ke lapangan serta melihat bangunan tembok sudah berdiri di jalan speksi.

Jalan tersebut selama ini digunakan warga sebagai jalan pintas dan jalan anak sekolah di Yayasan Proyek Islam UISU.

“Terkait kondisi itu kami sudah menyurati pihak PSDA Simalungun untuk meminta penjelasan status jalan tersebut. Kami juga menyurati Dinas PMPPTSP Simalungun soal izinnya,” kata Mangihut Manik.

Alumni Fakultas Hukum USI ini berharap, pihak Pemkab Simalungun dan pihak Perumahan tetap memperhatikan kondisi warga di sekitar proyek yang informasinya untuk lokasi perumahan tersebut.(fi)

iklan usi