News

Petugas PLN Nyaris Bentrok dengan Warga

FaseBerita.ID – Petugas PT PLN Persero Cabang Sibolga nyaris bentrok dengan sejumlah warga Jalan Sentosa Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng, Kamis (16/5) sekira pukul 16.00 WIB.

Petugas PLN yang hendak memutus sambungan listrik rumah warga menjadi pemicu keributan. Walau membawa surat pemberitahuan, pemilik rumah tidak terima jika meteran listrik miliknya diputus.

Pulo Purba, pemilik rumah, komplain dikarenakan surat pemberitahuan tidak diberikan langsung kepadanya. Seharusnya kata Pulo, sebagai konsumen ia berhak menerima terlebih dahulu surat pemberitahuan sebelum dilakukan pemutusan.

Adu mulut tidak bisa dielakkan. Masyarakat sekitar yang mengetahui pokok persoalan menuding pihak PLN tidak transparan. Mereka menyesalkan kinerja pihak PLN yang langsung main putus tanpa surat pemberitahuan terlebih dahulu.

“Siapa yang tidak kesal, main putus saja. Maunya diperingati dulu. Ini tidak, malah surat pemutusannya tidak diberikan, hanya dipegang-pegang dan diperlihatkan begitu-gitu aja, gak tau apa maksudnya PLN ini,” kesal Pulo.

Warga lainnya bermarga Tampubolon juga menyesalkan aksi sepihak yang dipertontonkan pihak PLN. Ia mengaku dirinya juga sempat menjadi korban atas pemutusan sepihak. Petugas PLN yang hendak memutus meteran listrik seperti pencuri, tidak ada salam atau sepatah kata sebagai adat orang Timur.

“Saya juga pernah diperlakukan kayak begini, main putus saja. Masuknya juga seperti pencuri,” koarnya.

Ia juga menilai kinerja petugas PLN sangatlah arogan. Seharusnya sambung Tampubolon, jika pun yang dihadapi konsumen yang menunggak, petugas tidak boleh sesuka hati main putus. “Prosedurnya kan ada. Mati lampu gak ada masyarakat keberatan. Kalaupun ada suratnya kasih taulah terlebih dahulu. Kalau muslim pakailah Assalamualaikum, kalau Kristiani pakai Syalom. Ini masuk, putus langsung,” pungkasnya.

Sangat disayangkan, Manajer PT PLN Rayon Sibolga Poltak TP Samosir saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp belum berhasil dikonfirmasi. Pun juga, saat dihubungi melalui telepon seluler ke nomor 087888084xxx, mantan Manajer PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Area Nias ini tidak mengangkat handpone miliknya. (ztm)