News

Petani Tewas Dibacok Tetangga

FaseBerita.ID – Nasron (40) warga Desa Hutatua Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur tewas di tangan tetangganya sendiri, Kamis (21/3). Ia dibacok di bagian dada dan punggung. Sadisnya, pelaku yang diketahui berinisial DR (30) itu juga menyabet dada Mirwan (18), adik ipar korban.

Belum dapat dipastikan apa persoalan yang mendasari pembantaian itu. Namun, informasi yang dihimpun, diduga pelaku sudah mempersiapkan rencananya. Dengan menggunakan parang yang biasa dipakai untuk memanen nira, yang telah diasah terlebih dahulu.

Menurut mertua korban, Abdi (55) sebelum kejadian itu, ia dan anaknya baru pulang dari ladang mereka di desa itu. Namun, anaknya Mirwan memilih untuk beristirahat sementara di rumah Rosmiati dan Nasron yang merupakan kakak dan abang iparnya.

Baca: Bunuh Janda, Kakak Adik Ditembak

Tak lama kemudian, percekcokan terjadi antara korban dan DR. Pelaku kemudian melakukan pembacokan terhadap Nasron. Punggungnya robek. Belum puas. Pelaku kembali mengayunkan senjata tajam ke dada korban, hingga isinya terburai.

Mirwan yang melihat itu berupaya menolong dan melerai aksi DR. Malangnya ia pun disabet pelaku di dada sebelah kanan hingga kritis, dan harus dirujuk ke rumah sakit di wilayah Sumatera Barat.

“Samaku tinggal cerita. Kakaknya (Rosmiati) datang ke rumah menangis-nangis,” cerita Abdi.

Saat itu, katanya, pelaku sudah tak berada di lokasi. Akhirnya Abdi dan istrinya, Mauna serta anaknya Rosmiati berupaya menolong korban dan melarikannya ke Puskesmas Gunung Baringin di kecamatan yang sama. Namun Nasron tak bisa diselamatkan lagi. Benar-benar sadis. Cucuran darah menyisakan jejak di sepanjang perjalanan mereka.

“Dia (pelaku, red) sudah lari,” kata Rosmiati yang terisak di sudut kamar jenazah RSUD Panyabungan, Jumat (22/3) dinihari, sembari menggendong anaknya yang masih balita dan memegang tangan anaknya seorang lagi yang berusia 8 tahun.

Hingga berita ini ditulis, polisi sementara masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi, terutama keluarga korban.

Menurut Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji SIK, pihaknya telah melakukan pengejaran karena sudah mengantongi identitas pelaku. Dan saat ini, motif pembacokan masih dalam proses pemeriksaan.

“Betul tadi malam. Pelaku melarikan diri. Motif masih didalami. Identitas sudah dikantongi. Lebih jelas ke Kasat Reskrim ya,” ungkapnya lewat pesan singkat yang dikirim kepada wartawan. (san)

USI