News

Pesan Bupati Simalungun RHS di Apel Pertama: Jangan Ada Pungutan Liar!

Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Disoroti

RAYA, FaseBerita.ID – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH mengingatkan seluruh aparatur sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan pemungutan liar (pungli) kepada jajaran di bawahnya. Secara khusus Radiapoh menekankan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.

“Mari kita marharoan bolon. Hanya dengan mar Haroan Bolon kita dapat melakukan percepatan pembangunan Simalungun. Tak usah kasak-kusuk. Tak ada niat. Silakan datang ke rumah. Tapi itu tidak menentukan. Jabatan ditentukan oleh kinerja masing-masing,’ kata Radiapoh Hasiholan Sinaga mengawali sambutannya pada apel perdana di hadapan ASN Pemkab Simalungun di Halaman Balai Harungguan Pemkab Simalungun, Selasa (27/4/2021).

Radiapoh juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Simalungun yang telah menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2020 lalu.

“RHS – ZW akan bekerja keras. Tentu bapak-ibu harus ikut bekerja keras. Kami prihatin dengan pendapatan ASN Pemkab Simalungun dibandingkan ASN daerah lain. Namun pendapatan itu bukan bupati yang menentukan. Tapi pendapatan itu harus bapak dan ibu tentukan. Apa yang harus dilakukan untuk pemerintahan Simalungun ke depan,” kata pria yang akrab di panggil RHS ini.

Dijelaskan RHS, hampir seluruh daerah di Indonesia sudah dijalaninya. Simalungun memiliki potensi, karena semua ada. Tapi harus dikerjakan dengan hati. Jangan ada motivasi lain lagi.

“Mulai detik ini jangan ada pungutan liar. Khususnya di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, jangan ada lagi pungutan liar. Setitik apapun saya tahu. Jangan sekali-kali minta sesuatu kepada seluruh ASN dan perangkat di bawahnya. Apalagi saudara kita honor. Saya mohon kepada bapak, jangan ada pungutan-pungutan liar. Jangan mau memakan uang haram. Saya tidak melihat jumlahnya. Seribu rupiah pun. Hanya itu caranya untuk merubah akhlak karakter di Kabupaten Simalungun ini,” katanya.

RHS mengajak seluruh peserta apel untuk mengedepankan kinerja, disiplin waktu, etos kerja. Aturan sudah jelas, jam masuk, jam keluar. Jika langsung ke lokasi, ada mekanisme.

“Mari sedekahkah keberadaan kita, kehidupan untuk masyarakat Kabupaten Simalungun. Banyak yang saya korbankan untuk Simalungun lebih baik ke depan. Keluarga dan beberapa usaha di beberapa daerah di Indonesia. Saya tidak mau  kampung halaman ini dibrand dengan hal yang tidak benar. Kita kita hamparkan karpet merah kepada investor, mereka akan nyaman berinvestasi di Simalungun,”katanya.

“Saya tidak akan memproduksi musuh. Tapi saya akan merangkul teman-teman sebanyak-banyaknya. Saya belajar kepemimpinan Presiden Jokowi, merangkul semua elemen masyarakat,”katanya.

RHS juga menyampaikan keprihatinan terkait kondisi keuangan Pemkab Simalungun. RHS juga mengajak ASN untuk selalu belajar. Ada sarana yakni google.

ASN Pakai Handphone Saat Bupati Pidato

Pidato perdana Radiapoh Hasiholan Sinaga sempat terganggu karena melihat ada ASN yang memakai handphone saat sedang pidato. RHS mengingatkan kepada seluruh ASN agar ke depan meninggalkan handphone saat apel.

Hari Pertama Sibuk

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi memiliki jadwal cukup padat pada hari pertama kerja. Setelah mengawali pidato pertama di hadapan ASN, RHS juga akan menyampaikan pidato pertama di rapat paripurna DPRD Simalungun sekaligus serahterima memori jabatan bupati dari pelaksana bupati Simalungun, yakni Sekda Simalungun. Acara selanjutnya pertemuan dengan Forkopimda Simalungun. (esa/fabe)