News

Pergi ke Ladang, Rumah Dilalap Api: 40 Kaleng Padi, Kreta hingga Surat-surat Terbakar

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Satu unit rumah milik Rajawalim Sitanggang (48) di Desa Limag, Nagori Limag Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, musnah dilalap si jago merah, Senin (15/7/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat kejadian, Rajawalim Sitanggang dengan istrinya sedang bekerja di ladang. Sedangkan ketiga anak mereka sedang bermain di luar rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun karena bahan bangunan setengah permanen yang terdiri dari kayu dan triplek, hanya dalam 15 menit, bangunan beserta segenap isinya habis terbakar.

Melihat kejadian tersebut, warga mendadak heboh dan berupaya keras memadamkan api yang sudah sangat besar. Warga juga fokus mengatasi api supaya tidak merambat ke rumah tetangga.

Isi rumah seperti padi sebanyak 40 kaleng lebih dan jagung ikut terbakar termasuk semua pakaian, surat-surat penting, bahkan satu unit sepedamotor. Yang sisa hanya pakaian di badan dan satu unit sepedamotor yang dijadikan sebagai tranportasi ke ladang.

Menurut warga sekitar, begitu terjadi kebakaran, Pangulu Nagori Limag Raya Kuat Sitanggang langsung menghubungi Damkar Kecamatan Raya. Tetapi Damkar tiba di TKP setelah semuanya hangus tanpa tersisa apapun.

Pangulu Nagori Limag Raya Kuat Sitanggang saat dikonfirmasi via selulernya, Selasa (16/7/2019) membenarkan kejadian tersebut.

“Iya ada rumah terbakar. Diduga karena arus pendek. Saat kebakaran warga melihat bagian ruangan rumah sudah gelap penuh asap. Sebelum pemadam datang, warga sudah bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tapi sia-sia juga,” ujarnya.

Atas kejadian itu, tidak ada barang-barang yang tersisa sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.

“Kalau padi itu stok mau dimakan. Biasanya itu dikampung. Yang tinggal hanya baju di badan. Nggak ada korban jiwa. Api juga sudah padam. Camat Raya juga sudah turun ke lokasi,” sebutnya.

Hal itu dibenarkan Camat Raya Agustina Purba. “Iya saya yang jemput pemadam kebakaran. Kita sama-sama ke lokasi melihat rumahnya. Semua sudah rata dengan tanah. Selain rumah masih papan, jarak tempuh juga lumayan jauh. Makanya pemadam agak telat tiba di lokasi,” ucapnya. (Mag05/des)