News

Perempuan Terkaya Indonesia, Tan Siok Tjien Wafat: Hartanya Rp87 Triliun

FaseBerita.ID – Tan Siok Tjien, perempuan terkaya di Indonesia, meninggal dunia pada 25 Oktober 2020 di usia 91 tahun.

Tan Siok Tjien merupakan istri dari mendiang Surya Wonowidjojo, pendiri PT Gudang Garam Tbk, salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang berbasis di Kediri, Jawa Timur.

Bisnis cukup besar yang dimiliki, Tan Siok Tjien dinobatkan sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia dan berada di posisi ke-369 dalam daftar orang terkaya di dunia.

Baca juga:

Bersama sang suami, Tan semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang mampu memberikan contoh baik bagi seluruh karyawan hingga bisa memajukan perusahaan.

“Sepanjang hidupnya, Ibu Tan Siok Tjien telah memberikan teladan terbaik tentang nilai-nilai perusahaan yang dijaga hingga saat ini, seperti yang dicontohkan oleh pendiri perusahaan, Bapak Surya Wonowidjojo,” ujar pihak Gudang Garam, dikutip dari Bloomberg.

Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih milik Tan mencapai US$6 miliar atau sekira Rp87,61 triliun dengan kurs Rp14.702 per 28 Oktober 2020.

Surya Wonowidjojo telah mendirikan Gudang Garam lebih dari enam dekade lalu. Ketika ia meninggal dunia di tahun 1985, Tan dan anak-anaknya mengambil alih kendali perusahaan.

Baca juga:

Mendiang Rachman Halim, putra pertamanya, mengambil alih Gudang Garam dan memodernisasi pabrik.

Mengikuti jejak sang ayah, Halim menjadi pengusaha sukses hingga sempat menjadi orang terkaya ke-4 di Asia Tenggara pada tahun 2004 versi Majalah Forbes dan orang terkaya ke-214 di dunia pada tahun 2005.

Halim meninggal pada 27 Juli 2008 di Singapura. Posisinya memimpin Gudang Garam digantikan oleh sang adik, Susilo Wonowidjojo, sejak tahun 2000.

Baca juga: Tokoh Pers Legendaris Jakob Oetama Wafat

Tak kalah dari Halim, Susilo pun berhasil bertengger sebagai orang terkaya ke-4 di Indonesia pada tahun 2013 versi Majalah Forbes.

Saat ini, Gudang Garam yang telah berdiri sejak tahun 1958 telah menguasai sekitar 26 persen pasar rokok di Indonesia, terutama untuk jenis rokok kretek.

Pada tahun 2018, Gudang Garam meraih pendapatan sebesar Rp821 triliun dengan laba bersih sebesar Rp134 triliun. (pikiranrakyat/fi)

USI