News

Perbaikan Pipa Perumda Tirtauli Dimaksimalkan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Sampai saat ini pihak Perusahaan Umum Daerah Tirtauli Kota Pematangsiantar masih melakukan perbaikan pada kerusakan pipa induk di wilayah Nagori Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Pada Kamis (14/1), kru media ini langsung ke lokasi untuk melihat kondisi dan situasi pengerjaan perbaikan pipa. Untuk ke lokasi tersebut, setidaknya berjarak sekitar 1.500 meter dari jalan umum Siantar-Saribudolok. Dan selanjutnya harus berjalan kaki lagi sekitar 1 Km.

Adapun lokasi pipa induk tersebut berada di dekat sungai besar dengan volume air yang cukup deras. Sementara jumlah pipa induk yang membentang di sungai sebanyak 4 buah. Kerusakan pipa tersebut terjadi pada Senin (11/1) malam saat hujan deras yang menimbulkan volume air meningkat bahkan menutupi pipa induk tersebut.

Yang membuat pipa patah dan rusak diakibatkan banyaknya kayu gelondongan berdiameter besar hanyut dan saunkut pada pipa. Bahkan banyak pohon besar tumbang yang kemudian dibawa arus sungai dan menghantam pipa hingga patah dan pecah.

Kondisi ini membuat distribusi air ke sejumlah wilayah Siantar Simalungun terganggu. Setidaknya ada 25 pelanggan yang terkena dampak.
Saat diwawancarai, Jumirin selaku Kabag Trasnmisi dan Distribusi didampingi Rosliana Sitanggang selaku Humas Perumda Tirtauli menerangkan, pihaknya menurunkan sekitar 30 orang tukang. Mereka mengambil tugas masing-masing.

Sementara alat yang digunakan dilokasi berupa mesin las dengan sumber listrik menggunakan ganset.
Sementara beberapa orang lainnya bertugas membersihkan aliran sungai dan mengevakuasi potongan-potongan kayu yang masih tersangkut.

“Untuk sementara, penanganan yang dilakukan adalah penyambungan dan perbaikan pipa yang rusak dan penggantian pipa. Sembari nantinya seluruh Pipa Induk ini direncanakan akan ditinggikan lagi untuk keseluruhan. Supaya apabila ada banjir, pipa tidak kena lagi,” ujar Jumirin.

“Salah satu kendala kita di lapangan adalah kondisi medan. Sebab kendaraan tidak bisa masuk. Alhasil seluruh material dibawa dengan jalan kaki. Dan beberapa pekerja juga menginap di lokasi dengan mendirikan tenda,” kata Jumirin lagi.

Dengan percepatan perbaikan ini, Jumirin menegaskan distribusi air akan normal kembali dalam satu atau dua hari kedepan.

Sementara itu, Rosliana Sitanggang menambahkan, untuk mengatasi distribusi air kepada pelanggan, pihak Perumda Tirtauli sudah menurunkan mobil tangki air bersih ke permukiman masyarakat. Agar kebutuan air dapat terpenuhi.
“Kami perusahaan Perumda Tirtauli meminta maaf kepada pelanggan atas gangguan ini. Kami bermohon agar kiranya masyarakat bersabar dan kita doakan masalah ini segera teratasi,” ujar Rosliana.(pra/fabe)