News

Penjaga Penginapan Dianiaya Pemuda Setempat, terjadi di Kota Sibolga

FaseBerita.ID – Seorang penjaga sebuah penginapan yang terletak di Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga Kota, dianiaya 5 pria yang mengaku sebagai Pemuda Setempat (PS).

Kejadian bermula saat korban, Eprianus Zai (24) sedang bekerja menjaga penginapan, Jumat (29/5/2020) sekira pukul 22.30 WIB. Saat itu, pelaku yang diketahui berinisial ARB (26) datang bersama dengan 4 temannya.

Korban kemudian menawarkan kamar kepada ke 5 pelaku, karena dikira para pelaku malam itu ingin menginap. Ternyata tidak, pelaku dan teman-temannya malah menganiaya korban.

Baca juga:

6 Orang Penganiaya Youvanry jadi Tersangka: Diancam Penjara Seumur Hidup

“Korban mengatakan apakah mau menginap dan dijawab pelaku seraya membuat keributan; kami tidak menginap, kenapa rupanya? Salah kami datang ke sini? Inikan kampung kami. Kemudian, korban menegur agar tidak membuat keributan. Korban malah dimaki dan salah seorang memukulkan senjata mainan ke arah kening korban dan juga dadanya dipukuli,” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Jumat (1/1).

Dari lima pelaku, polisi baru berhasil menangkap ARB, sementara empat lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diminta untuk segera menyerahkan diri.

“ARB kita amankan ketika berdiri di Jalan R Suprapto Sibolga, Jumat (25/12/2020) sekira pukul 02.00 WIB. Sementara, identitas keempat pelaku lainnya sudah kita kantongi. Kita minta untuk segera menyerahkan diri,” imbuh Sormin.

Dari hasil pemeriksaan, pria bertato tersebut mengaku menganiaya korban karena tidak diberi kamar.

“Penganiayaan dilakukan oleh pelaku dan teman-temannya, karena mereka memesan kamar, tetapi korban menjawab, tidak ada kamar kosong,” ungkapnya.

Usai menjalani pemeriksaan, ARB kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan telah dititipkan di Lapas Tukka.

Diduga telah melakukan tindak pidana, secara bersama-sama telah melakukan penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 (1) Jounto pasal 170 dari KUHPidana, tersangka diancam hukuman selama 5 tahun. (ts/fabe)

USI