News

Penipuan Masuk Akpol Bayar Rp1,8 Miliar, Polisi Dalami Motif..

FaseBerita.ID – Polres Lampung Selatan masih mendalami kasus penipuan berkedok memasukan siswa di Akademi Kepolisian (Akpol). Penyidik sampai saat ini masih mendalami motif tersangka S melakukan penipuan tersebut.

“Masih penyidikan lanjut,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo saat dihubungi JawaPos.com (grup media ini), Rabu (17/6).

Dia pun meminta kepada masyarakat agar tidak percaya jika ada oknum-oknum yang menjanjikan masuk Akpol dengan imbalan uang. Semua pendaftar Akpol akan mengikuti seleksi dan tahapan yang telah ditentukan.

“Himbauan percaya pada diri sendiri, persiapkan tes yang baik dengan cara belajar dan berlatih, jangan percaya bila ada yang menawarkan pasti lulus dengan membayar sejumlah uang,” jelas Edi.

Diketahui, seorang pria di Lampung Selatan kini menjadi korban penipuan. Karena dia telah menyetor uang sebesar Rp 1,8 miliar supaya anaknya lulus seleksi Akademi Kepolisian (Akpol).

Sayangnya, pria tersebut menjadi korban penipuan penerimaan Akpol dan akhirnya memilih untuk lapor ke polisi. Polres Lampung Selatan akhirnya telah menangkap tersangka SR dalam kasus penipuan bermodus penerimaan Akpol tersebut yang juga warga di desa itu.

“Untuk tersangka kita lakukan penahanan. Karena sudah cukup bukti dan unsur terkait kasus penipuannya yang menjerat tersangka,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Tri Maradona menjelaskan, tersangka Sr diduga melakukan tindakan penipuan dengan modus menjanjikan anak korban bisa masuk Akpol (Akademi Kepolisian) pada 2017 lalu. Namun setelah dua kali mendaftar, yakni pada 2018 dan 2019, anak korban tidak diterima Akpol.

“Tersangka menjanjikan bisa membantu anak pelapor yang hendak mendaftar Akpol. Tersangka secara berkala meminta uang kepada korban,” kata Tri. (JP)