News

Pengumuman Penetapan Caleg Terpilih, KPU Labuhanbatu Menunggu Putusan MK

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Labuhanbatu masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengumumkan penetapan calon legislatif (Caleg) terpilih pada pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Pasalnya, pihak KPU Labuhanbatu masih menghadapi persidangan gugatan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. “Belum ada penetapan caleg. Masih menunggu hasil putusan gugatan sengketa di MK,” kata Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi, Kamis (1/8/2019) di Rantauprapat.

Sengketa itu ungkapnya, terkait dengan gugatan Partai Hanura Labuhanbatu. Proses persidangan di MK, sudah menjalani dua kali persidangan. Namun uniknya, kasus yang sudah terdaftar di Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) MK itu.

Menurutnya, seharusnya, sudah di sidangkan. Tapi, setelah melengkapi alat bukti, tapi pada persidangan pertama sejumlah gugatan di MK, sengketa Labuhanbatu tidak dibacakan.

“Pada persidangan dismissal. Persidangan enam gugatan di Sumut yang digugurkan, sengketa Labuhanbatu tidak dibacakan,” jelasnya.

Pada agenda persidangan lanjutan, 22 Juli 2019, sengketa gugatan partai Hanura juga tidak masuk dalam agenda sidang. “Artinya, gugatan kita masih ada tapi tidak disidangkan,” sebutnya.

Menyikapi kondisi itu, KPU Labuhanbatu berkordinasi ke KPU Sumut dan KPU RI di Jakarta. Kesimpulannya, mereka kata Wahyudi tetap menunggu keputusan MK.

Wahyudi juga mengatakan, gugatan partai Hanura itu terkait daerah pemilihan (Dapil) 5 kecamatan Pangkatan dan Bilah Hulu. Yaitu, indikasi dugaan penggelembungan suara di PAN. Sedangkan ketika dinamika di rapat pleno KPU Labuhanbatu, pihak Partai Hanura berkonflik dengan partai Berkarya.

“Pada rapat pleno KPU, kita menangani konflik Hanura dengan Berkarya. Kenapa di MK dengan PAN,” ujarnya..
Sesuai informasi yang diperoleh, sambungnya, putusan yang akan dilakukan MK terkait sengketa Labuhanbatu akan digelar pada Selasa, 6 Agustus 2019 mendatang.

“Informasi kita peroleh, perkiraan tanggal 6 Agustus mendatang. KPU Labuhanbatu sifatnya menunggu,” pungkasnya. (bud/rah)