News

Pengesahan Ranperda Penjabaran Pertanggungjawaban Penggunaan APBD 2018 “Ada Salah Input”

PALAS, FaseBerita.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Palas akhirnya mengesahkan Ranperda Penjabaran Pertanggungjawaban Penggunaan APBD tahun anggaran 2018, Jumat (21/6/2019) malam.

Pembahasan sedikit alot selama tiga hari terakhir pembahasan, terlebih saat rapat paripurna pengesahan.

Disitu ditemukan adanya selisih anggaran saat pembahasan badan anggaran dan komisi-komisi. Sesuai Ranperda yang diajukan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) terdapat silpa Rp58 Miliar, sementara di pembahasan Ranperda secara akumulasi masing-masing mitra surplus Rp78 miliar.

Di sinilah letak selisih sebesar Rp20 miliar. Dan jadi pertanyaan anggota dewan.

“Kenapa di draf laporan bisa berbeda,” tanya Ali Gusnar Hasibuan, Ketua Komisi A saat sidang paripurna.

Ini diketahui saat DPRD melakukan pembahasan ditingkat komisi-komisi. Anehnya, saat pembahasan, menurut pengakuan Kabid Akuntansi Mukhlis selisih ini terjadi karena salah input.

“Ini salah input,” kata Mukhlis menjawab pertanyaan anggota dewan tersebut.

Selanjutnya, DPRD meminta pihak BPPKAD untuk menuntaskan selisih yang terjadi sebesar Rp20 miliar itu.

Seiring untuk mensinkronkan laporan sesuai laporan draf Ranperda yang diajukan masing -masing mitra OPD.

Sayangnya, saat awak media ini mencoba mempertegas kembali selisih yang sempat dipertanyakan para anggota dewan terhormat ini, dibantah wakil ketua DPRD H Irsan Bangun Harahap. Menurutnya, itu hanya data silpa berdasarkan hasil pemeriksaan BPK.

“Itu tidak benar, yang benar adalah data silpa berdasarkan hasil pemeriksaan BPK sesuai LHP, dan itu sudah kita konfirmasi,” tukas koordinator Banggar Legislatif ini lewat aplikasi pesannya. (tan)