News

Pengendara Kurang Kesadaran, Satlantas Polres Tanjungbalai Ambil Tindakan

FaseBerita.ID – Kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih terlihat di Kota Tanjungbalai. Hal ini terlihat pada banyaknya pelanggaran berpotensi terhadap kecelakaan, yang membuat aparat polisi semakin gencar melakukan penertiban.

Berbagai cara dilakukan Satlantas Polres Tanjungbalai, baik itu tindakan persuasif maupun tindakan refrentif.

Tindakan persuasif yang dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, karena masyarakat hanya sadar akan ketertiban berlalu lintas bila jalanan selalu dijaga Polantas.

Setelah tindakan persuasif dilakukan tetap juga belum maksimal hasilnya, maka Satlantas Polres Tanjungbalai melakukan  tindakan prefentif berupa tindakan langsung dengan melakukan tindakan razia di jalanan di wilayah kawasan tertib lalu lintas atau KTL.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Lantas AKP Pandapotan Butarbutar mengatakan, pihaknya melakukan penertiban di wilayah KTL di Jalan Sudirman depan Mapolsek Tanjungbalai Selatan.

“Tindakan tilang (bukti pelanggaran) yang kita dapatkan, pengendara yang tindak menggunakan helm dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan dan memiiki SIM. Hal inilah yang terjadi sehari-hari,” sebut AKP Pandapotan Butarbutar, Jumat (9/8/2019).

Kasat Lantas mengakui, kurangnya kesadaran lalu lintas tidak bisa dipungkiri, hal ini terjadi karena banyak sekali pengendara yang tidak memiliki kesadaran dari dalam diri untuk menjaga ketertiban dalam berlalu lintas. Dalam kasat mata, pelanggaran yang sering terjadi di wilayah Tanjungbalai adalah kurangnya kesadaran menggunakan helm,

walaupun jelas pelanggaran ini akan dikenakan sanksi pidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000. Namun, pada prakteknya, masih banyak juga yang mengabaikan peraturan ini.

“Rata-rata beralasan, mereka enggan menggunakan helm karena jarak tempuh yang dekat,” ujarnya. Selain itu, tidak membawa surat kelengkapan berkendara, dan yang lebih fatalnya ada  di antara pengendara ada yang belum memiliki SIM karena belum cukup usia, namun memaksakan diri untuk mengendarai sepeda motor. Hal ini tentunya bisa membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Kasat Lantas Polres Tanjungbalai mengimbau, kepada pengguna jalan untuk mematuhi peraturan dalam berlalu lintas dan jaga etika selama berada di jalan raya. (ck-04/ahu)