News

Pengedar Sabu Ditangkap dari Rumah Kosong

FaseBerita.ID – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung meringkus tersangka kasus narkotika jenis sabu di Jalan Ambai, Lingkungan IV, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Rabu (15/7).

Adapun barang bukti  yang ditemukan 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,20 gram, 1 buah timbangan electrik, 3 bal kecil berisi plastik klip transparan, 3 batang pipet plastik serta 1 buah dompet warna ungu.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira melalui Kasubbag Humas IPTU AD Panjaitan kepada wartawan menerangkan bahwa tersangka bernama Zulkifli Marpaung alias Tomjon (45), warga Gang Kampar, Lingkungan III, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan bahwa di Jalan Ambai tersebut ada  1 orang lelaki sedang berada di sebuah rumah kosong yang sedang menjual narkotika jenis sabu,” terangnya.

Atas informasi tersebut Kanit I Aiptu Wariono dan team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan dan setelah hasil lidik A1 maka personel langsung mendatangi TKP dan melakukan penangkapan terhadap tersangka Zulkifli Marpaung alias Tomjon.

“Pada saat akan diamankan tersangka sedang duduk  di dalam sebuah rumah kosong. Setelah diperiksa petugas ternyata menemukan 1 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu terletak di meja kecil dapur dekat tersangka berdiri,” beber Kapolres.

Kemudian petugas menginterogasi dan tersangka menerangkan serta membenarkan bahwa narkotika jenis shabu tersebut adalah benar miliknya yang diperoleh dari nama inisial HD. “Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap inisial HD, namun tidak ditemukan. Saat ini tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Kini tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 12 tahun. (ck04/rah)